Keputusan mengejutkan datang dari Bigetron by Vitality. Organisasi berjuluk Robot Merah tersebut resmi melakukan perombakan besar-besaran di divisi Honor of Kings (HOK) dengan melepas enam roster sekaligus jelang musim kompetitif 2026.
Kabar ini pertama kali mencuat lewat unggahan akun Instagram resmi @bigetronesports pada Jumat (02/01/2026), yang langsung memantik reaksi besar dari komunitas esports Tanah Air.
Lima Pemain dan Satu Pelatih Dilepas Sekaligus
Dalam pengumuman resminya, Bigetron by Vitality mengonfirmasi perpisahan dengan lima pemain dan satu pelatih yang selama ini menjadi bagian penting dari skuad HOK mereka.
“Terima kasih atas perjalanan yang luar biasa @btr_tufzzz, @btr_nineteen, @btr_saule, @btr_zaan, @btr_niel dan coach @glenrpangalila. Perjuangan, kerja keras serta seluruh momen indah akan terus menjadi rekam jejak yang bersejarah bagi keluarga besar Bigetron by Vitality. Semoga perjalanan selanjutnya membawa kita semua menjadi lebih baik, sekali lagi terima kasih dan good luck on your next journey!”
Unggahan tersebut menegaskan bahwa keputusan ini bukan sekadar rotasi kecil, melainkan reset besar di tubuh divisi HOK Bigetron.
Tinggal ZhanQ, Roster Nyaris Kosong
Dengan hengkangnya enam nama tersebut, ZhanQ kini menjadi satu-satunya pemain yang tersisa di roster Bigetron by Vitality divisi Honor of Kings.
Situasi ini membuat publik bertanya-tanya: apa rencana besar Robot Merah selanjutnya? Hingga berita ini ditulis, manajemen belum mengumumkan siapa saja pemain atau pelatih baru yang akan direkrut untuk menghadapi musim HOK 2026.
Padahal Baru Saja Juara IKL Fall 2025
Langkah perombakan ini terasa semakin mengejutkan jika melihat performa Bigetron by Vitality sepanjang 2025. Mereka tampil konsisten dan kompetitif, dengan torehan:
- Peringkat 3 IKL Spring 2025
- Juara IKL Fall 2025
- Beberapa kali mewakili Indonesia di turnamen Honor of Kings internasional
Prestasi tersebut menjadikan Bigetron sebagai salah satu kekuatan utama HOK Indonesia dalam setahun terakhir. Namun alih-alih mempertahankan inti skuad juara, manajemen justru memilih jalur ekstrem: rombak total.
Regenerasi Total atau Proyek Superteam Baru?
Keputusan melepas hampir seluruh roster memunculkan berbagai spekulasi di kalangan fans dan pengamat esports. Ada yang menilai Bigetron by Vitality tengah menyiapkan regenerasi besar-besaran, sementara sebagian lainnya menduga Robot Merah sedang merancang proyek superteam demi menghadapi persaingan HOK yang semakin sengit di 2026.
Dengan hanya menyisakan satu pemain, Bigetron praktis memulai musim baru dari nol, sebuah langkah berisiko, namun juga penuh potensi.
Kini, sorotan tertuju pada langkah berikutnya dari Bigetron by Vitality.
Apakah mereka akan kembali mendominasi dengan wajah baru, atau justru butuh waktu untuk membangun ulang kekuatan?
Satu hal yang pasti, musim HOK 2026 bakal semakin panas.

