Grand Final M7 World Championship akhirnya mempertemukan dua tim terkuat sepanjang turnamen: Alter Ego Esports melawan Aurora Gaming PH. Duel yang dinantikan viewer Indonesia dan Filipina ini justru berakhir pahit bagi wakil Tanah Air. Aurora Gaming PH tampil terlalu solid dan menutup pertandingan dengan skor telak 4-0, sekaligus memastikan gelar juara M7 World Championship tetap berada di tangan Filipina.
Light dan kawan-kawan benar-benar tidak memberi ruang bernapas bagi Alter Ego Esports. Sejak game pertama hingga penentuan, Aurora tampil disiplin, rapi, dan superior dalam pengambilan objektif maupun teamfight. Gelar M-Series pun kembali “diperpanjang” oleh Filipina.
Alter Ego Datang dengan Beban Berat
Kekalahan ini tidak bisa dilepaskan dari perjalanan berat yang harus dilalui Alter Ego Esports sebelum mencapai grand final. Mereka menjalani hari neraka di lower bracket dengan menghadapi dua tim yang digadang-gadang sebagai kandidat juara, Team Liquid PH dan Selangor Red Giants, dalam satu hari yang sama.
Total 9 game berturut-turut harus dimainkan Alter Ego Esports, menguras fisik, mental, dan fokus para pemain. Beban ini menjadi tantangan yang mungkin tidak dirasakan oleh tim lain di M7, termasuk Aurora Gaming PH yang datang ke grand final dengan kondisi lebih segar.
Di laga puncak, Alter Ego terlihat kesulitan menemukan ritme permainan terbaik mereka. Setiap percobaan agresi selalu terjawab rapi oleh Aurora, yang tampil matang dari sisi draft hingga eksekusi.
Coach Xepher: Tetap Sebuah Achievement Besar
Meski harus puas sebagai runner-up, Coach Xepher menegaskan bahwa pencapaian ini tetap menjadi prestasi besar, baik untuk Alter Ego Esports maupun dirinya sebagai pelatih Mobile Legends.

“Kalo untuk sekarang, gua sih akan terus ngelatih anak didik gua sampai mereka bisa ditinggal sendiri. Dan yang gua lihat mereka masih butuh dorongan walaupun sudah sampai di titik sekarang,” ujar Xepher.
Mentalitas Alter Ego Esports, baik dari sisi pemain maupun pelatih, menunjukkan bahwa mereka sudah pantas berada di panggung internasional. Konsistensi, keberanian, dan daya juang yang ditampilkan sepanjang M7 menjadi bukti bahwa Alter Ego bukan sekadar penggembira.
Hadiah, MVP, dan Dominasi Aurora
Sebagai runner-up M7 World Championship, Alter Ego Esports berhak membawa pulang hadiah sebesar USD 150.000, atau sekitar Rp2,3 miliar.
Sementara itu, Aurora Gaming PH sebagai juara mengamankan hadiah utama senilai USD 320.000, atau kurang lebih Rp5,3 miliar. Tak hanya itu, gelar Finals MVP juga jatuh ke tangan Light, roamer andalan Aurora yang tampil luar biasa sepanjang seri grand final.
Terima Kasih Alter Ego Esports

Meski gelar juara belum berhasil dibawa pulang, perjalanan Alter Ego Esports di M7 World Championship adalah cerita tentang perjuangan, mental baja, dan harapan Indonesia di panggung dunia. Terima kasih Alter Ego Esports, untuk perjuangan kalian. Kepala tegak, karena kalian sudah membawa nama Indonesia sejauh ini di panggung M-Series.

