Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) resmi mengumumkan roadmap esports 2026 yang menandai babak baru ekspansi global mereka. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh CEO MOONTON Games, Cloud Zhang, pada panggung Grand Final M7 World Championship di Jakarta, 25 Januari 2026.
Dalam roadmap terbaru ini, MLBB memperkenalkan struktur esports lima region global, memperluas jangkauan kompetisi internasional, serta mengonfirmasi sejumlah pencapaian besar, termasuk M8 World Championship yang akan digelar di Turkiye dan debut MLBB di Asian Games 2026.
Struktur Baru: Lima Region, Satu Ekosistem Global

Mulai 2026, ekosistem MLBB Esports akan dibagi ke dalam lima region utama, yaitu:
- Southeast Asia (SEA)
- Eastern Europe & Central Asia (EECA)
- Europe, Middle East & Africa (EMEA)
- East Asia (EA)
- Americas (AMER)
Model ini dirancang untuk menyatukan ekosistem global MLBB sekaligus memberi ruang pengembangan yang lebih spesifik bagi tiap region. Salah satu inisiatif kunci dari struktur baru ini adalah Championship Tour, turnamen lintas benua yang akan dipilotkan di AMER, EA, dan SEA untuk meningkatkan kualitas kompetisi regional dan membuka jalur bagi talenta baru.
Tiger Xu, Global Head of MLBB Esports, menyebut bahwa pendekatan ini menyeimbangkan pengembangan lokal dengan integrasi global, sehingga setiap region tetap punya identitas kuat namun saling terhubung.
M8 World Championship Digelar di Turkiye, Wild Card di Thailand

Salah satu pengumuman terbesar datang dari lokasi M8 World Championship Finals. Untuk pertama kalinya dalam sejarah M-Series, final akan digelar di Eropa, tepatnya di Turkiye pada Januari 2027.
Sementara itu, M8 Wild Card akan diselenggarakan di Thailand, sekaligus menjadi debut M-Series di negara tersebut. Langkah ini menegaskan ambisi MLBB untuk memperluas panggung esports ke wilayah non-tradisional Asia Tenggara.
MLBB Masuk Asian Games dan Esports Nations Cup

MLBB juga mencatat sejarah dengan dikonfirmasi sebagai:
- Game pertama di Esports Nations Cup (ENC) 2026 di Arab Saudi
- Cabang esports ber-medali di Asian Games Aichi–Nagoya 2026
Pada ENC 2026, 32 tim nasional akan bertanding dengan format berbasis negara, memperkuat konsep national pride di ranah esports. Sementara di Asian Games, MLBB melanjutkan transisinya dari esports populer menjadi bagian dari olahraga kompetitif internasional.
M7 Pecahkan Rekor Mobile Esports Dunia

Dalam kesempatan yang sama, MLBB juga mengumumkan pencapaian besar dari M7 World Championship. Turnamen ini resmi menjadi mobile esports paling banyak ditonton sepanjang sejarah, dengan puncak penonton mencapai 5,68 juta concurrent viewers, menurut Esports Charts.
Rekor ini tercipta pada Grand Final antara Aurora Gaming PH vs Alter Ego Esports, sekaligus memperkuat posisi MLBB sebagai titel mobile esports nomor satu dunia dalam hal popularitas.
Aurora Gaming PH keluar sebagai juara M7 setelah menang dominan 4-0, mengamankan gelar dunia pertama mereka dan memperpanjang dominasi Filipina di M-Series.
Indonesia Jadi Pusat Perayaan Esports Global
M7 World Championship yang digelar di Jakarta juga menghadirkan pengalaman di luar pertandingan. M7 Carnival mengubah Jakarta menjadi panggung hiburan global dengan berbagai activations, konser musik, hingga kolaborasi lintas budaya.
Turnamen ini turut didukung brand global seperti Visa, Red Bull, dan realme, menandakan semakin kuatnya daya tarik komersial MLBB Esports di level dunia.
Dengan roadmap 2026 yang ambisius, ekspansi lintas region, serta kehadiran di panggung olahraga internasional, MLBB kini tidak lagi sekadar game esports populer, melainkan platform global yang menyatukan kompetisi, hiburan, dan komunitas dalam skala dunia.

