Harga RAM DDR5 Mulai Turun, Efek Teknologi AI Baru dari Google?

Raihan

March 30, 2026

Setelah banyak berita soal harga RAM naik sejak 2025, RAM DDR5 akhirnya menunjukkan tanda penurunan harga untuk pertama kalinya di tahun ini. Meski belum terasa signifikan di pasar Indonesia, pasar global mulai bergerak turun dan memberi harapan baru bagi para pengguna PC.

Harga DDR5 Mulai ada Penyesuaian

Beberapa retailer internasional seperti Amazon sudah mulai menyesuaikan harga RAM DDR5 dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu contoh yang cukup mencolok adalah Corsair Vengeance DDR5 32GB 6400MHz yang sebelumnya dibanderol sekitar $490, kini turun menjadi sekitar $379. Penurunan juga terjadi pada varian 16GB yang kini berada di kisaran $219 dari sebelumnya $260.

Walau belum kembali ke harga “normal”, koreksi ini tetap menjadi sinyal positif bagi pasar hardware yang sempat mengalami lonjakan harga cukup lama.

Apa Itu TurboQuant dan Kenapa Berpengaruh?

Salah satu faktor yang diduga memicu penurunan ini adalah diperkenalkannya teknologi baru bernama TurboQuant oleh Google.

TurboQuant simpelnya itu alat untuk kompres untuk mengoptimalkan penggunaan memori dalam workload AI. Secara sederhana, teknologi ini memungkinkan model AI berjalan dengan kebutuhan RAM yang jauh lebih kecil dibanding sebelumnya.

Beberapa poin penting tentang TurboQuant:

  • Efisiensi memori tinggi → Bisa mengurangi penggunaan RAM hingga beberapa kali lipat (bahkan diklaim sampai 6x dalam skenario tertentu)
  • Optimasi AI workload → Cocok untuk model besar seperti machine learning dan generative AI
  • Menekan kebutuhan hardware → Sistem tidak lagi membutuhkan kapasitas RAM besar untuk performa optimal

Dengan kata lain, jika teknologi seperti ini diadopsi secara luas, kebutuhan RAM besar, yang selama ini jadi standar untuk AI bisa menurun drastis.

Dampak ke Harga RAM

Pasar hardware sangat sensitif terhadap supply dan demand. Ketika muncul indikasi bahwa kebutuhan RAM di masa depan bisa lebih rendah, produsen dan pasar langsung merespons.

  • Potensi penurunan permintaan → karena efisiensi meningkat
  • Ekspektasi over-supply → stok bisa berlebih jika produksi tidak dikurangi
  • Akhirnya → harga mulai menjadi “normal”

Namun perlu dicatat, saat ini semua masih dalam tahap indikasi awal. Belum ada konfirmasi resmi apakah TurboQuant benar-benar menjadi faktor utama di balik turunnya harga RAM.

Belum Terasa di Indonesia

Meski tren global sudah mulai turun, harga RAM di Indonesia kemungkinan masih belum banyak berubah dalam waktu dekat. Biasanya ada jeda sebelum harga internasional benar-benar berdampak ke pasar lokal.

Sinyal Positif untuk Industri PC

Terlepas dari penyebab pastinya, penurunan ini tetap jadi kabar baik untuk:

  • Gamer yang ingin upgrade PC
  • Kreator konten
  • Pengguna workstation

Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin harga RAM DDR5 akan kembali ke level yang lebih ramah dalam beberapa bulan ke depan.

Untuk sekarang, kita masih perlu menunggu apakah ini hanya koreksi sementara, atau awal dari penurunan harga yang lebih besar.

Leave a Comment

Optimized by Optimole