Bos Epic Games Sindir Kenaikan Harga Steam Deck OLED, Sebut Dana Gamer Dipakai untuk “Megayacht” Gabe Newell

Raihan

May 29, 2026

Kenaikan harga Steam Deck OLED baru-baru ini memicu berbagai reaksi dari komunitas gaming. Namun, salah satu tanggapan paling mencuri perhatian datang dari CEO Epic Games, Tim Sweeney, yang melontarkan sindiran tajam kepada Valve dan pendirinya, Gabe Newell.

Seperti diketahui, Valve resmi menaikkan harga Steam Deck OLED setelah stok perangkat tersebut kembali tersedia. Model 1TB yang sebelumnya dibanderol US$649 kini melonjak menjadi US$949, atau naik sekitar US$300. Valve sebelumnya menjelaskan bahwa kenaikan ini dipicu oleh krisis pasokan komponen memori dan penyimpanan yang masih berlangsung secara global.

Tim Sweeney Sindir Valve Lewat Candaan “Megayacht”

Melalui unggahan di platform X pada 28 Mei 2026, Tim Sweeney memberikan komentar yang sekilas terlihat membela Valve. Namun, isi pernyataannya justru sarat sindiran.

Semua orang terlalu keras menilai situasi ini. Ada kenaikan besar pada biaya komponen yang pada akhirnya didanai oleh pengeluaran pelanggan Steam, dan tren ekonomi saat ini telah menyebabkan gangguan serius pada rantai pasok komponen untuk megayacht.”

Pernyataan tersebut jelas merujuk pada hobi Gabe Newell yang dikenal memiliki ketertarikan besar terhadap kapal pesiar mewah atau megayacht. Sindiran ini pun langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Rivalitas Epic Games dan Valve Kembali Memanas

Komentar Sweeney bukanlah kali pertama dirinya mengkritik Valve. Hubungan antara Epic Games dan Valve memang sudah lama diwarnai persaingan, terutama sejak kehadiran Epic Games Store yang mencoba menantang dominasi Steam di pasar distribusi game PC.

Dokumen internal yang pernah muncul dalam gugatan hukum pada 2018 bahkan memperlihatkan Sweeney secara terbuka mengkritik kebijakan pembagian pendapatan Steam kepada developer.

Meski demikian, Gabe Newell sendiri dikenal jarang memberikan tanggapan langsung terhadap berbagai kritik yang diarahkan kepada Valve.

Komunitas Menyoroti Posisi Epic Games

Di sisi lain, sejumlah pemain menilai sindiran Sweeney cukup ironis. Pasalnya, Epic Games juga sempat menjadi sorotan pada awal 2026 setelah melakukan PHK terhadap lebih dari 1.000 karyawan.

Langkah tersebut terjadi setelah Sweeney mengakui bahwa pendapatan perusahaan mengalami tekanan akibat menurunnya keterlibatan pemain di Fortnite. Tak lama setelah itu, Epic juga menaikkan harga V-Bucks hingga 25 persen di beberapa wilayah.

Karena itu, sebagian komunitas menganggap kritik terhadap kebijakan harga Valve terasa kurang tepat jika datang dari perusahaan yang baru saja melakukan langkah serupa.

Valve Tetap Berpegang pada Alasan Krisis Komponen

Hingga saat ini, Valve masih mempertahankan penjelasan bahwa kenaikan harga Steam Deck OLED disebabkan oleh meningkatnya biaya komponen memori dan penyimpanan. Perusahaan bahkan telah memberikan peringatan sejak beberapa bulan lalu mengenai potensi kelangkaan stok dan kenaikan harga perangkat keras mereka.

Meski menuai kritik, Steam Deck OLED tetap menjadi salah satu handheld gaming PC paling diminati di pasaran. Namun dengan harga yang kini mendekati US$1.000 untuk varian tertinggi, tidak sedikit gamer yang mulai mempertanyakan apakah perangkat tersebut masih menawarkan nilai yang sepadan dibandingkan sebelumnya.

Leave a Comment

Optimized by Optimole