Roblox Larang Game Doomscrolling untuk Anak-Anak Setelah Tuai Kritik

Raihan

August 25, 2026

Roblox kembali memperketat aturan kontennya. Kali ini, platform tersebut melarang game yang mendorong anak-anak untuk terus-menerus melakukan doomscrolling demi mendapatkan hadiah atau melanjutkan cerita.

Langkah tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan anak di Roblox. Sebelumnya, platform ini sudah memperkenalkan berbagai fitur seperti verifikasi usia, pembatasan chat berdasarkan usia, AI untuk membantu menyaring bahasa kasar, hingga larangan orang dewasa mengirim pesan kepada anak-anak.

Kini, Roblox mulai menyoroti mekanik permainan yang dianggap dapat mendorong perilaku scrolling tanpa henti.

Roblox Larang Game Doomscrolling di Mode untuk Anak

Dalam pengumuman kepada para kreator melalui Creator Hub, Roblox menyatakan bahwa mulai sekarang game tidak diperbolehkan masuk ke kategori Roblox Kids dan Select apabila memenuhi tiga kondisi sekaligus:

  • Memiliki media feed, seperti video pendek, gambar, atau postingan berbentuk cerita.
  • Feed tersebut berjalan otomatis, melakukan loop, atau terus melakukan scroll tanpa input pengguna.
  • Memberikan hadiah atau imbalan tersirat kepada pemain karena terus menonton konten.

Menurut Roblox, memberikan hadiah kepada pengguna agar terus mengonsumsi konten dalam feed yang tidak memiliki titik berhenti alami dianggap tidak sesuai untuk pengguna yang masih berusia muda.

Sumber: Roblox

Dengan kata lain, Roblox tidak sekadar melarang video pendek. Yang menjadi masalah adalah kombinasi antara feed konten tanpa akhir, autoplay atau scrolling otomatis, dan sistem reward yang mendorong pemain untuk terus menonton.

Apa Itu Doomscrolling?

Doomscrolling pada dasarnya merupakan kebiasaan mengonsumsi konten secara terus-menerus tanpa benar-benar memiliki tujuan yang jelas. Seseorang awalnya mungkin hanya berniat melihat beberapa konten, tetapi mekanisme feed tanpa akhir membuat mereka terus melakukan scrolling.

Fenomena ini semakin sering mendapat perhatian karena dapat membuat seseorang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar.

Para ahli sebelumnya juga telah memperingatkan mengenai dampak konsumsi konten secara berlebihan terhadap kesejahteraan mental dan fisik.

Muncul Setelah Banyak Kritik dari Komunitas

Aturan baru ini juga tidak muncul begitu saja. Dalam beberapa minggu terakhir, sejumlah game Roblox mulai menggunakan mekanik yang mendorong pemain untuk terus mengonsumsi konten melalui feed.

Hal tersebut kemudian memicu kritik dari komunitas. Kreator dan pemain meminta Roblox mengambil tindakan terhadap game yang dianggap memanfaatkan pola doomscrolling untuk mempertahankan perhatian pengguna, terutama anak-anak.

Dengan aturan terbaru ini, Roblox tampaknya ingin memastikan bahwa game yang ditujukan kepada pengguna muda memiliki batas yang lebih jelas, daripada menggunakan mekanik yang sengaja membuat mereka terus menonton dan bermain tanpa titik berhenti.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Roblox yang lebih luas untuk memperketat perlindungan anak di platformnya setelah mendapat tekanan dari berbagai pihak.

Leave a Comment

Optimized by Optimole