Valve akhirnya mengungkap harga dan sistem pembelian Steam Frame, headset VR terbaru yang bisa digunakan sebagai perangkat standalone maupun untuk streaming game. Perangkat ini akan tersedia dalam dua pilihan storage dengan harga mulai US$1.059 atau sekitar Rp17 jutaan.
Namun, pemain yang ingin mendapatkannya pada periode awal tidak bisa langsung melakukan pembelian. Valve akan menggunakan sistem reservasi dengan randomisasi untuk menentukan siapa yang mendapat kesempatan membeli lebih dulu.
Steam Frame Hadir dalam Dua Varian
Ada dua model Steam Frame yang disiapkan Valve saat peluncuran:
| Model | Harga |
|---|---|
| Steam Frame 256 GB + VR Controllers | US$1.059 |
| Steam Frame 1 TB + VR Controllers | US$1.299 |
Kedua varian tersebut sudah termasuk sepasang VR controller.
Valve juga menyediakan beberapa aksesori tambahan. Salah satunya adalah Ergonomic Accessories Kit seharga US$49. Paket ini berisi dua hand strap, over-the-head strap, serta extended light blocker.
Selain itu, tersedia power adapter seharga US$29. Charger tersebut tidak termasuk dalam paket Steam Frame, tetapi Valve mengatakan pengguna sebenarnya bisa menggunakan charger USB Type-C dengan output 45W sehingga tidak wajib membeli adapter tambahan.
Reservasi Ditentukan Lewat Randomisasi
Untuk mendapatkan kesempatan membeli Steam Frame pada batch awal, pengguna harus melakukan pendaftaran reservasi sebelum batas waktu.
Pendaftaran dibuka mulai 14 September hingga 17 September pukul 10.00 Pacific Time melalui halaman produk Steam Frame.
Setelah periode pendaftaran ditutup, Valve akan melakukan randomisasi satu kali untuk menentukan urutan reservasi dan waitlist.
Pengguna yang sudah mendaftar nantinya akan mendapatkan email pada 17 September yang memberitahukan apakah mereka masuk daftar reservasi atau harus masuk antrean.
Valve memperkirakan email pembelian pertama akan dikirim mulai 18 September. Setelah itu, undangan pembelian akan terus dikirim secara bertahap sesuai ketersediaan unit yang siap dikirim.
Sementara itu, mereka yang baru mendaftar setelah 17 September pukul 10.00 PT tetap bisa masuk waitlist, tetapi akan ditempatkan di bagian belakang antrean.
Valve Ingin Mengurangi Reseller
Sistem ini bukan pertama kalinya digunakan Valve. Perusahaan sebelumnya menerapkan mekanisme serupa ketika membuka reservasi Steam Machine.
Menurut Valve, sistem reservasi tersebut membantu mengurangi aktivitas reseller sekaligus membuat proses pembelian lebih teratur. Pada beberapa wilayah, pengguna yang sebelumnya berada di waitlist bahkan sudah mulai mendapatkan kesempatan membeli Steam Machine.
Untuk Steam Frame, tantangannya kemungkinan lebih besar. Headset VR ini menggunakan berbagai komponen khusus serta membutuhkan banyak chip LPDDR5X, sehingga ketersediaan produksinya berpotensi lebih kompleks dibandingkan perangkat seperti Steam Machine.
Karena itu, Valve belum memberikan kepastian kapan seluruh pemesan akan mendapatkan unit mereka.
Yang jelas, pengguna yang sudah mendaftar sebelum batas waktu 17 September akan mendapatkan kesempatan masuk randomisasi awal. Sementara pendaftar setelah batas tersebut hanya akan masuk ke antrean berikutnya.
Dengan harga mulai US$1.059, Steam Frame memang bukan perangkat VR yang murah. Namun bagi mereka yang sudah tertarik sejak awal, mendaftar sebelum randomisasi menjadi langkah penting untuk mendapatkan kesempatan membeli unit pada batch awal.

