Janda Pengembang Roblox Gugat Pria Pendamping, Klaim Rugi Hampir Rp100 Miliar

Raihan

September 20, 2026

Seorang janda dari mantan pengembang awal Roblox menggugat seorang pria yang disebutnya sebagai male escort karena diduga memanfaatkan kondisi emosional dan kerentanannya hingga membuatnya mentransfer hampir US$6 juta atau sekitar Rp98 miliar.

Marianne Flippo, 49 tahun, mengajukan gugatan terhadap Greggory Blaine Starr, 38 tahun, di Manhattan Supreme Court pada 14 September 2026. Dalam gugatan tersebut, Flippo menuntut pengembalian sekitar US$5,95 juta, biaya hukum, serta perintah pengadilan yang membatasi akses Starr terhadap uang miliknya.

Perlu dicatat, seluruh tuduhan tersebut masih merupakan klaim Flippo dalam perkara perdata. Starr telah membantah tuduhan tersebut.

Berawal dari Perjalanan ke Italia

Suami Flippo, Chad Flippo, diketahui pernah bergabung dengan Roblox ketika perusahaan tersebut masih berada pada tahap awal dan memiliki sejumlah paten yang berkaitan dengan perangkat lunaknya.

Chad meninggal dunia karena bunuh diri pada Agustus 2024. Menurut dokumen pengadilan, ia meninggalkan kekayaan yang kemudian diwarisi oleh Flippo.

Beberapa waktu setelah kematian suaminya, Flippo pergi ke Italia untuk mencari obat yang sulit diperoleh di Amerika Serikat. Dalam perjalanan tersebut, ia menyewa jasa Starr melalui agensi Cowboys4Angels dengan biaya sekitar US$27.000.

Flippo mengaku awalnya mengira agensi tersebut menyediakan jasa asisten pribadi dan tidak mengetahui bahwa perusahaan itu merupakan agensi pendamping.

Ia mengatakan dirinya dan Starr awalnya tinggal di kamar hotel yang terpisah. Namun, hubungan mereka kemudian berkembang setelah pihak agensi beberapa kali menghubunginya dan mengatakan bahwa Starr merindukannya.

Pembayaran Makin Besar hingga Ratusan Ribu Dolar

Pada Maret 2025, Flippo mengklaim dirinya membayar sekitar US$150.000 agar Starr menjadi pendamping eksklusif selama enam bulan.

Starr kemudian disebut pindah ke apartemen Flippo di Upper West Side. Setelah sejumlah kesepakatan tambahan, total uang yang telah dibayarkan Flippo untuk hubungan tersebut diklaim mencapai sekitar US$635.000.

Masalah kemudian muncul ketika Starr disebut mengatakan ingin meninggalkan Cowboys4Angels secara permanen.

Menurut gugatan Flippo, Starr mengklaim bahwa ia harus membayar US$10 juta sebagai kompensasi untuk mengakhiri kontrak-kontraknya dengan agensi tersebut.

Transfer US$10 Juta Sempat Dihentikan Bank

Flippo mengatakan permintaan tersebut datang ketika dirinya sedang dalam masa pemulihan setelah operasi, mengalami infeksi, dan mengonsumsi sejumlah obat resep.

Dalam dokumen pengadilan, Flippo mengklaim Starr dan seorang karyawan agensi menunjukkan sebuah dokumen bernama “Exit Agreement” kepadanya saat makan siang pada Februari 2026.

Ia mengatakan saat itu dirinya telah meminum sekitar lima gelas minuman dan sedang berada dalam kondisi terpengaruh obat, sehingga tidak menyadari sepenuhnya apa yang sedang terjadi.

Flippo kemudian mencoba melakukan transfer sebesar US$10 juta. Namun, transaksi tersebut dilaporkan dihentikan dan ditarik kembali oleh JPMorgan Chase setelah bank mendeteksinya sebagai transaksi yang berpotensi merupakan penipuan.

Percobaan transfer kedua melalui bank lain juga disebut kembali dihentikan.

US$5,95 Juta Masuk ke Rekening Bersama

Menurut klaim Flippo, Starr kemudian mengarahkannya untuk membuka rekening bersama di Charles Schwab. Setelah itu, Flippo mentransfer sekitar US$5,95 juta ke rekening tersebut.

Catatan bank yang dikutip dalam laporan Fortune disebut menunjukkan bahwa sekitar US$5,719 juta kemudian dipindahkan ke rekening yang berada di bawah kendali Starr sendiri.

Pada akhir Juni, saldo rekening bersama tersebut dilaporkan hanya tersisa sekitar US$12,61.

Situasi tersebut akhirnya memicu kecurigaan dari pengacara Flippo, terutama setelah Starr disebut kembali meminta tambahan US$4 juta.

Dalam pertemuan pada Juli, pengacara Flippo, Larry Hutcher, disebut mempertanyakan pengaturan tersebut secara langsung kepada Starr. Dokumen gugatan kemudian menyatakan bahwa Starr mengancam akan mengambil uang tersebut apabila pembayaran tambahan tidak diberikan.

Bahkan Membeli Rumah Mewah US$15,9 Juta

Kasus ini juga melibatkan sebuah properti mewah di Manhattan.

Menurut laporan New York Post, Flippo membeli sebuah mansion seharga sekitar US$15,9 juta karena percaya properti tersebut nantinya akan menjadi rumah untuk dirinya dan Starr.

Namun, hubungan keduanya kemudian berakhir dengan sengketa hukum mengenai uang yang telah diberikan Flippo kepada Starr.

Starr membantah tuduhan Flippo. Kepada New York Post, ia justru mengklaim dirinya merupakan korban kekerasan dalam hubungan tersebut. Starr juga mengatakan bahwa sebagian uang yang dipermasalahkan telah digunakan untuk kebutuhan bersama dan sumbangan amal.

Ia dilaporkan menyatakan bahwa sekitar US$3 juta masih tersisa.

Roblox Tidak Digugat dalam Kasus Ini

Meski kasus tersebut berkaitan dengan kekayaan yang berasal dari mendiang suami Flippo, Roblox sendiri tidak dituduh melakukan pelanggaran dalam gugatan ini.

Keterkaitan Roblox hanya berasal dari sejarah Chad Flippo sebagai salah satu orang yang pernah bekerja untuk perusahaan tersebut ketika masih menjadi startup, serta kekayaan yang menurut Flippo diwariskan kepadanya.

Perkara ini saat ini masih merupakan gugatan perdata, sehingga berbagai tuduhan yang tercantum dalam dokumen pengadilan belum menjadi putusan bahwa Starr terbukti melakukan penipuan atau pelanggaran hukum.

Leave a Comment

Optimized by Optimole