Sony Patenkan Controller PlayStation yang Bisa Baca Kartu untuk Beli Game

Raihan

September 24, 2026

Sony tampaknya sedang mengeksplorasi cara baru untuk membuat proses pembayaran di PlayStation menjadi lebih praktis. Perusahaan tersebut mengajukan paten untuk sebuah controller PlayStation yang dapat membaca informasi pembayaran dari kartu atau smartphone yang didekatkan ke controller.

Paten berjudul “Video Game Controller-Driven Information Transfer” tersebut diajukan pada Maret 2025 dan dipublikasikan pada 17 September 2026. Dalam konsepnya, controller berfungsi sebagai penghubung antara metode pembayaran dengan konsol.

Dengan sistem ini, pemain tidak perlu lagi memasukkan informasi kartu secara manual melalui PlayStation ketika ingin melakukan pembelian.

Controller Bisa Membaca Informasi dari Smartphone

Dalam salah satu skenario yang dijelaskan Sony, konsol terlebih dahulu meminta informasi pembayaran kepada pemain. Setelah itu, pemain cukup mendekatkan smartphone ke controller.

Controller kemudian mengambil informasi yang dibutuhkan dari perangkat tersebut dan meneruskannya ke konsol untuk diproses.

Sony menyebut NFC dan Bluetooth sebagai salah satu teknologi komunikasi yang dapat digunakan untuk menghubungkan perangkat.

Konsep ini pada dasarnya membuat controller berfungsi sebagai semacam jembatan antara perangkat pembayaran dan PlayStation.

Kartu Kredit dan Gift Card Juga Bisa Digunakan

Menariknya, sistem dalam paten tersebut tidak hanya membahas smartphone.

Sony secara eksplisit menyebut informasi pembayaran dapat berasal dari kartu kredit maupun gift card yang didekatkan ke controller.

Salah satu ilustrasi dalam dokumen paten bahkan menunjukkan gift card yang dikenali oleh sistem PlayStation, termasuk informasi mengenai saldo yang tersedia.

Jika konsep ini benar-benar diterapkan, pemain berpotensi cukup melakukan tap atau mendekatkan kartu ke controller untuk memasukkan informasi pembayaran tanpa harus mengetik nomor kartu secara manual.

Bisa Dipakai untuk Beli Game dan Konten Digital

Sony menjelaskan bahwa teknologi tersebut dapat digunakan untuk berbagai jenis transaksi digital.

Contohnya mencakup pembelian:

  • Game
  • Kredit dalam game
  • Add-on atau konten tambahan
  • Produk digital lainnya

Paten tersebut bahkan memberikan skenario ketika seseorang mencoba demo game di sebuah toko atau acara gaming. Setelah tertarik, pemain dapat melakukan pembelian menggunakan metode pembayaran yang dibaca melalui controller.

Namun, tetap ada proses verifikasi dari konsol sebelum transaksi dilakukan.

Bukan Cuma untuk Pembayaran

Fungsi yang dijelaskan dalam paten ternyata tidak terbatas pada transaksi.

Koneksi antara perangkat dan controller juga disebut dapat digunakan untuk mentransfer identitas pemain atau membantu pemain lain bergabung ke sesi multiplayer sebagai guest.

Artinya, Sony tampaknya membayangkan controller sebagai perangkat yang dapat menjadi perantara untuk berbagai jenis informasi, bukan sekadar alat untuk memainkan game.

Belum Berarti Fitur Ini Akan Hadir di PS5

Meski konsepnya cukup menarik, paten tersebut belum mengonfirmasi adanya controller baru untuk PlayStation.

Sony juga belum mengumumkan bahwa teknologi ini akan diterapkan pada PS5 ataupun konsol PlayStation generasi berikutnya.

Ini juga bukan pertama kalinya Sony mematenkan konsep controller dengan kemampuan tambahan. Sebelumnya, perusahaan telah mengeksplorasi berbagai ide seperti tombol yang dapat mengubah tingkat resistansinya, teknologi AI untuk mengubah gameplay menjadi klip, hingga konsep penayangan iklan selama loading screen.

Karena masih berstatus paten, belum ada kepastian bahwa teknologi pembayaran melalui controller ini akan benar-benar menjadi produk konsumen. Untuk saat ini, konsep tersebut lebih tepat dilihat sebagai salah satu teknologi yang sedang dieksplorasi Sony untuk ekosistem PlayStation di masa depan.

Leave a Comment

Optimized by Optimole