Bangkit dari Peringkat 10, Wolves Esports Sabet Gelar Juara PMGO Season 2 Lewat Smash Rule!

Raihan

October 27, 2026

Wolves Esports resmi menobatkan diri sebagai juara PMGO 2026 Season 2 dalam laga Grand Final yang digelar di Lahore, Pakistan. Tak banyak yang memprediksi tim asal Amerika Serikat ini bakal mengamankan gelar juara, mengingat mereka sempat tercecer di peringkat ke-10 klasemen sementara. Namun, berkat kejelian memanfaatkan format Smash Rule, Wolves Esports berhasil membalikkan keadaan dan mengangkat trofi utama.

Aksi Dramatis Lewat Format Smash Rule

Hari kedua Grand Final diawali dengan kepemimpinan Horaa Esports di puncak klasemen. Dalam turnamen ini, PUBG Mobile menerapkan format Smash Rule dengan ambang batas Match Point sebesar 67 poin. Artinya, tim yang sudah melampaui 67 poin wajib mengamankan kemenangan (WWCD) di laga berikutnya untuk langsung mengunci gelar juara.

Persaingan berlangsung sangat sengit dengan beberapa tim yang bergantian memasuki zona Smash Point, termasuk AK Gold Esports, OLD NOT, Influence Rage, serta Bigetron by Vitality. Wolves Esports baru berhasil menyentuh Match Point setelah menyelesaikan match ke-11.

Kesempatan emas tersebut tidak disia-siakan oleh Wolves Esports pada match ke-12. Bertemu dengan S2G Esports dalam duel penentuan, Wolves mampu memenangkan pertarungan 3v3 dan memastikan WWCD. Keberhasilan ini mengantarkan jajaran pemain Wolves, yaitu LMNTRIX, Baton, Ncssry, WhiteElgy, dan Slonik, meraih trofi PMGO 2026 S2 secara dramatis sekaligus membuktikan filosofi Esports for Everyone.

Perjuangan Tim Indonesia: AK Gold Esports Sukses Sabet Runner-Up

Indonesia mengirimkan tiga wakilnya di panggung Grand Final PMGO 2026 S2, yaitu AK Gold Esports, Bigetron by Vitality, dan Alter Ego Ares. Dari ketiga tim tersebut, AK Gold Esports mencatatkan torehan paling impresif dengan keluar sebagai runner-up.

Instagram

AK Gold Esports mengumpulkan total 94 poin dan meraih dua kali WWCD. Meskipun gagal membawa pulang trofi utama karena Wolves Esports lebih dulu mengunci WWCD di pertandingan penentuan, raihan ini menjadi rekor membanggakan mengingat AK Gold Esports bertanding sebagai tim komunitas.

Sementara itu, dua tim Indonesia lainnya harus puas mengakhiri kompetisi di papan tengah dan bawah. Bigetron by Vitality menyelesaikan turnamen di peringkat ke-10 dengan torehan 73 poin, sedangkan Alter Ego Ares berada di posisi ke-14 dengan koleksi 58 poin dan satu kali WWCD.

Leave a Comment

Optimized by Optimole