Nama ZETA Katsu mendadak menjadi sorotan besar di komunitas Mobile Legends: Bang Bang internasional saat gelaran Wild Card M7 World Championship berlangsung. Bukan hanya karena statusnya sebagai mid laner andalan ZETA Division, tetapi juga karena identitas personalnya yang sempat mengundang spekulasi luas.
Tak sedikit penonton yang awalnya mengira Katsu sebagai pemain wanita aktif yang tampil di M7. Persepsi tersebut cepat menyebar di media sosial dan forum komunitas, hingga akhirnya fakta sebenarnya terungkap. Sejak saat itu, pencarian terkait profil dan biodata ZETA Katsu langsung melonjak drastis.
Mid Laner Jepang yang Bawa Ekspektasi Besar
ZETA Katsu merupakan mid laner utama ZETA Division, tim asal Jepang yang berjuang di fase Wild Card M7. Jepang sendiri masih sering dipandang sebagai region minor di skena MLBB global, sehingga setiap pemain yang mampu tampil di panggung internasional selalu menarik perhatian.
Sebagai pusat permainan tim, Katsu memikul ekspektasi besar. Ia dikenal sebagai mid laner dengan gaya bermain disiplin, fokus pada kontrol map, positioning teamfight, serta penggunaan hero mage dengan dampak besar di mid hingga late game.
Performa inilah yang membuat nama Katsu menjadi pembicaraan, bahkan sebelum isu identitas personalnya ramai dibahas.
Viral karena Penampilan, Bukan Gameplay

Sorotan terhadap Katsu semakin besar ketika banyak penonton dan analis mengira dirinya adalah pemain perempuan. Penampilan visual Katsu yang feminin membuat banyak pihak terkecoh, termasuk sejumlah restreamer dan figur komunitas MLBB.
Isu ini akhirnya diluruskan setelah diketahui bahwa Katsu adalah laki-laki secara biologis, namun memilih mengekspresikan diri dengan penampilan feminin. Fakta tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang sempat beredar luas di komunitas.
Meski sempat viral, penting untuk dicatat bahwa identitas personal Katsu tidak mengurangi statusnya sebagai atlet esports profesional. Fokus utama tetap berada pada kontribusinya di dalam game.
Tetap Bersinar Meski ZETA Gugur
Sayangnya, perjalanan ZETA Division di Wild Card M7 tidak berjalan mulus. Mereka harus tersingkir lebih awal setelah menelan dua kekalahan dan gagal melaju ke Swiss Stage.
Namun, performa individu Katsu tetap mendapat apresiasi. Dalam beberapa game, ia terlihat menjadi penopang utama permainan ZETA, terutama saat tim mencoba bertahan di mid game. Hero-hero mage dengan kemampuan zoning dan kontrol area menjadi ciri khasnya.
Banyak pengamat menyebut Katsu sebagai mid laner terbaik Jepang saat ini, terlepas dari hasil tim yang kurang maksimal di M7.
Profil dan Biodata ZETA Katsu
Berikut profil dan biodata ZETA Katsu yang kini banyak dicari penggemar MLBB:
- Nama Asli: Mark Hiro Iwasaki
- Kewarganegaraan: Jepang
- Tanggal Lahir: 16 Februari 2006
- Role: Mid Laner
- Tim: ZETA Division
- Hero Favorit: Pharsa, Yve, Zhuxin
Dengan usia yang masih sangat muda, Katsu memiliki potensi perkembangan yang besar. Pengalaman tampil di ajang sebesar M7 World Championship menjadi modal penting untuk karier kompetitifnya ke depan.
Bukan Sekadar Viral, Tapi Punya Masa Depan
Kehadiran ZETA Katsu di Wild Card M7 bukan hanya memicu diskusi soal identitas, tetapi juga membuka mata banyak pihak terhadap perkembangan scene MLBB Jepang. Pada akhirnya, performa, konsistensi, dan profesionalisme tetap menjadi tolok ukur utama.
ZETA Katsu telah membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar viral karena penampilan, tetapi juga layak diperhitungkan sebagai mid laner Jepang di level internasional. Perjalanannya di skena MLBB masih panjang, dan M7 bisa jadi baru awal dari cerita yang lebih besar.

