Garena Game Jam 3 Digelar di BINUS University, Tantang Talenta Muda Ciptakan Game dalam 48 Jam

Raihan

February 7, 2026

Garena kembali menunjukkan komitmennya terhadap industri game Tanah Air lewat Garena Game Jam 3, yang resmi digelar di BINUS University pada 6–8 Februari 2026. Mengusung slogan “Reinvent the Game”, ajang ini menjadi ruang kompetisi sekaligus networking bagi pelajar, mahasiswa, hingga fresh graduate untuk menciptakan sebuah game utuh hanya dalam waktu 48 jam.

Game Jam 2026 Theme

Sebagai agenda tahunan, Garena Game Jam telah menjadi salah satu inisiatif utama Garena dalam mendorong lahirnya talenta game developer muda Indonesia. Tidak sekadar lomba, event ini juga berfungsi sebagai wadah pembelajaran langsung dari industri, dengan menghadirkan tim Global Game Incubation dan Global Game Developer Garena sebagai mentor sekaligus juri.

Komitmen Garena Bangun Ekosistem Developer Lokal

Hans Saleh – Country Head Garena Indonesia

Country Head Garena Indonesia, Hans Saleh, menegaskan bahwa Garena Game Jam merupakan bagian dari visi jangka panjang Garena dalam membangun ekosistem developer lokal yang siap bersaing di tingkat global.

Menurutnya, keterlibatan lebih banyak tim Garena dari berbagai negara pada edisi ketiga ini menjadi bukti nyata keseriusan Garena dalam berbagi pengalaman dan kapabilitas global kepada talenta muda Indonesia. Hal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan mereka menghadapi kebutuhan industri game yang terus berkembang.

Garena Game Jam 3 sendiri diikuti oleh 150 peserta terpilih dari berbagai latar belakang pendidikan yang telah melewati proses seleksi ketat. Para peserta ditantang bekerja secara tim untuk merancang, mengembangkan, dan mempresentasikan satu game lengkap dalam dua hari penuh.

Didukung Pemerintah dan Pelaku Industri

Muhammad Neil El Himam – Deputi Bidang Kreativitas Digital & Teknologi Kemenekraf RI

Penyelenggaraan Garena Game Jam 3 turut didukung oleh berbagai pihak strategis, mulai dari Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Asosiasi Game Indonesia (AGI), Google, hingga BINUS University sebagai host partner.

Deputi Bidang Kreativitas Digital & Teknologi Kemenekraf RI, Muhammad Neil El Himam, menilai ajang ini sebagai langkah konkret dalam mendorong transformasi Indonesia dari sekadar pengguna teknologi menjadi negara kreator di industri digital.

Ia menyebut semangat para peserta mencerminkan keinginan generasi muda untuk tidak hanya menikmati teknologi, tetapi juga menciptakan karya yang memiliki nilai dan daya saing.

BINUS University Jadi Tuan Rumah Pengembangan Talenta

Sebagai tuan rumah, BINUS University mengapresiasi peran Garena Game Jam dalam menjembatani dunia pendidikan dan industri. Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Derwin Suhartono, menilai ajang ini memberikan pengalaman belajar yang sangat relevan bagi mahasiswa.

Melalui format kompetisi intensif, peserta tidak hanya mengasah kemampuan teknis pengembangan game, tetapi juga kreativitas, problem solving, serta kolaborasi lintas disiplin, kompetensi yang sangat dibutuhkan di industri game dan teknologi masa depan.

Seluruh rangkaian acara berlangsung di Kampus Anggrek BINUS University, Kemanggisan, mulai dari sesi ideasi, pengembangan game, hingga checkpoint dan evaluasi bersama mentor dari Garena.

Tema Unik dan Kesempatan Inkubasi

Pada edisi ketiga ini, peserta ditantang mengembangkan game dengan tema “Nothing Works As Expected”, yang baru diumumkan saat kompetisi dimulai. Tema ini memaksa peserta untuk berpikir di luar kebiasaan dan menciptakan mekanik game yang tidak konvensional.

Tim pemenang Garena Game Jam 3 akan memperebutkan total hadiah Rp30 juta, sekaligus mendapatkan kesempatan emas untuk masuk ke program inkubasi Garena Indonesia. Program ini memberikan pendampingan lanjutan hingga tahap penerbitan game secara profesional.

Dampak Nyata Garena Game Jam

Keberhasilan Garena Game Jam sebelumnya telah membuktikan dampak nyata bagi peserta. Salah satunya adalah tim Flying Dutchman dari ITB, pemenang Garena Game Jam 2, yang berhasil membawa game Rota Sella ke ajang Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2025 bersama Garena.

Melalui Garena Game Jam 3, Garena berharap semakin banyak talenta muda Indonesia yang mampu menembus industri game global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat kreativitas digital di Asia Tenggara.

Leave a Comment

Optimized by Optimole