Absennya Mahadewa Esports dari Indonesia Kings League 2026 (IKL) 2026 menjadi salah satu tanda tanya terbesar di ekosistem Honor of Kings Indonesia tahun ini.
Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat Mahadewa bukan organisasi sembarangan. Tim ini lahir dari ekosistem Dewa United Esports, dengan fondasi manajemen profesional dan pengalaman kompetitif lintas level bahkan hingga panggung internasional.
Dalam dua musim awal HoK di Indonesia, Mahadewa konsisten berada di tier tertinggi. Mereka bukan sekadar pengisi slot liga, melainkan tim yang telah merasakan atmosfer turnamen global. Karena itu, ketidakhadiran Mahadewa di musim 2026 otomatis meninggalkan kekosongan dalam persaingan tier-1 HoK Tanah Air.
Dari Kualifikasi Regional hingga Panggung Dunia
Perjalanan Mahadewa di skena HoK dimulai secara serius pada 2024, saat mereka berhasil menembus Honor of Kings Championship 2024 melalui jalur kualifikasi regional Indonesia.
Meski belum menembus semifinal, finis di posisi 9–12 besar dunia sudah cukup menjadi validasi bahwa Mahadewa mampu bersaing dengan tim-tim elite Asia.
Momentum ini berlanjut saat IKL ditetapkan sebagai liga kasta tertinggi HoK Indonesia. Pada musim 2025, Mahadewa mengisi slot utama liga dan sukses menembus babak playoff membuktikan bahwa pengalaman internasional mereka berdampak nyata di level domestik.
Monss & Zhe: Stabilitas dan Ambisi Besar
Salah satu figur sentral Mahadewa adalah Muhammad Fikri (Monss). Dikenal fleksibel, Monss mampu beradaptasi dari Clash Lane hingga Roamer sesuai kebutuhan taktik tim.
Perannya sering menjadi kunci keseimbangan Mahadewa saat berhadapan dengan tim mapan seperti RRQ dan ONIC Esports, terutama dalam perebutan objektif krusial.
Di sisi lain, ambisi besar Mahadewa tercermin dari perekrutan Khoo Ho Zhe, jungler asal Malaysia yang sebelumnya menjadi bagian penting Dominator Esports, runner-up Honor of Kings Championship 2024.
Transfer Zhe ke Mahadewa pada IKL 2025 menjadi salah satu manuver terbesar musim itu dengan harapan agresivitas dan mekanik individunya bisa membawa Mahadewa ke level final liga.
Kenapa Mahadewa Absen di IKL 2026?
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan alasan pasti absennya Mahadewa di IKL 2026. Namun, beberapa spekulasi cukup masuk akal jika melihat dinamika liga.
Salah satunya adalah perubahan struktur tim partner. Jika Mahadewa tidak lagi berstatus partner, mereka wajib melewati jalur open qualifier yang sangat kompetitif tanpa jaminan slot di liga utama.
Faktor internal juga tak bisa diabaikan. Restrukturisasi organisasi di bawah naungan Dewa United, evaluasi bisnis, atau pengalihan fokus ke divisi esports lain bisa menjadi alasan di balik keputusan ini.
Tak menutup kemungkinan pula bahwa absennya Mahadewa merupakan bagian dari fase rebuild. Musim 2025 memang belum sepenuhnya mencerminkan potensi maksimal mereka, sehingga jeda kompetisi bisa dimanfaatkan untuk membangun ulang skuad yang lebih siap secara jangka panjang.
Tanpa Mahadewa, IKL 2026 jelas kehilangan salah satu tim dengan pengalaman internasional paling solid. Pertanyaannya kini bukan hanya kenapa mereka absen, tetapi kapan Mahadewa akan kembali dan dalam wujud sekuat apa?

