Jakarta resmi mencuri perhatian dunia esports internasional. Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) menghadirkan Opening Ceremony M7 World Championship dengan konsep megah yang mengubah ibu kota Indonesia menjadi panggung esports hidup, Kamis (9/1/2026).
Mengusung tema “Rise as One”, seremoni pembuka M7 digelar di kawasan Batavia PIK, Jakarta. Acara ini sekaligus menandai dimulainya M7 World Championship, turnamen puncak MLBB yang kembali ke Indonesia untuk pertama kalinya sejak gelaran M4.
Tak sekadar pembukaan turnamen, Opening Ceremony M7 juga menjadi simbol kuat posisi Indonesia sebagai rumah besar esports MLBB dunia.
Perpaduan Budaya dan Esports dalam Satu Panggung

Opening Ceremony M7 tampil dengan produksi sinematik yang memadukan budaya tradisional Indonesia dan sentuhan modern khas esports. Sebanyak 60 penari dari berbagai daerah Nusantara tampil mengenakan busana tradisional, mewakili ragam budaya seperti Gandrung (Jawa Timur), Legong (Bali), Dayak (Kalimantan), Papua, hingga Betawi.
Elemen mitologi Nusantara turut dihadirkan melalui representasi figur legendaris seperti Kadita, Reog, Leak, dan Hudoq. Seluruh pertunjukan tersebut menggambarkan kekayaan budaya Indonesia yang berpadu dengan semangat kompetitif MLBB.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, turut hadir menyaksikan langsung seremoni tersebut. Ia menegaskan bahwa M7 menjadi momen penting bagi Indonesia di mata dunia.
“Melalui M7, dunia tidak hanya menyaksikan kompetisi esports, tetapi juga melihat kreativitas, energi, dan semangat Indonesia,” ujarnya.
Parade 16 Tim Dunia dan Angkat Trofi M7

Momen paling ikonik hadir saat 16 tim Main Stage M7 memasuki panggung dengan pengibaran bendera masing-masing tim. Menariknya, setiap bendera dibawa oleh cosplayer Gatotkaca, hero MLBB yang terinspirasi dari tokoh pewayangan Indonesia.
Trofi M7 kemudian diangkat oleh legenda MLBB Indonesia, yakni Luminaire dan Wannn (juara M1), serta Vivi “Vivian” Indrawaty, peraih tiga gelar MLBB Women’s Invitational. Mereka didampingi atlet binaraga Indonesia Igedz “Executioner” Dharma Susila, yang tampil dengan kostum Gatotkaca.

Momen ini menjadi simbol kesinambungan antara sejarah MLBB Indonesia dan masa depan esports global.
M7 Jadi Perayaan Besar untuk Pemain Indonesia
Tak hanya soal kompetisi, MLBB juga menghadirkan program spesial bertajuk “Pesta Cuan: Naik Level” khusus untuk pemain Indonesia. Program ini berlangsung mulai 8 hingga 25 Januari 2026, dengan total hadiah mencapai USD 1,8 juta atau sekitar Rp30 miliar.
Pemain berkesempatan mendapatkan hadiah harian seperti iPad Pro, skin eksklusif M Series, hingga M7 Gatotkaca Battle Emote yang hanya tersedia untuk pemain Indonesia.

Selain itu, perayaan M7 akan dilanjutkan melalui M7 Carnival pada 23–25 Januari 2026. Acara ini menghadirkan zona interaktif, meet and greet pro player dan content creator, fun match All Star, hingga penampilan musisi papan atas seperti Stephanie Poetri, Dipha Barus, dan DJ VILOID.
Langsung saja beli tiketnya disini!
Indonesia Kembali Tegaskan Status Rumah MLBB Dunia
Dengan skala acara, produksi, dan antusiasme komunitas yang masif, Opening Ceremony M7 menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pusat esports Mobile Legends terbesar di dunia.
M7 World Championship sendiri akan berlangsung hingga 25 Januari 2026, mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai region untuk memperebutkan gelar juara dunia MLBB.
Dari Jakarta untuk dunia, MLBB kembali menunjukkan bahwa esports bukan sekadar game—melainkan bagian dari budaya dan kebanggaan nasional.

