ONIC Kunci Gelar FFBRS 2026 Lewat Booyah Game Ke-6, EVOS & Dewa Gagal Menghentikan!

Raihan

February 17, 2026

Turnamen Free Fire Battle Rush Series 2026 resmi berakhir pada Minggu malam (15/02/2026), dan ONIC Esports keluar sebagai juara setelah mengamankan Booyah krusial di game ke-6 babak Grand Final.

ONIC sebelumnya sudah mengamankan status Champion Rush, sehingga satu Booyah saja cukup untuk langsung mengakhiri turnamen. Momen tersebut akhirnya datang di ronde keenam, saat tim Landak Kuning tampil disiplin dan mengunci kemenangan tanpa memberi celah pada para rivalnya.

Gelar ini menambah panjang daftar prestasi ONIC di skena kompetitif Free Fire. Sebelumnya, mereka sukses menjuarai FFWS SEA 2025 Spring dan membawa pulang medali perak SEA Games 2025 nomor esports Free Fire.

FFBRS 2026: Turnamen Pramusim dengan Format Paling Inklusif

FFBRS 2026 menjadi turnamen pramusim yang cukup unik karena mempertemukan 12 tim dari berbagai level, mulai dari tim profesional, nasional, hingga komunitas. Kompetisi ini berlangsung sejak 31 Januari 2026 selama tiga pekan, sebelum akhirnya mencapai Grand Final akhir pekan lalu.

Selain ONIC, sejumlah nama besar turut meramaikan turnamen ini, di antaranya:

  • EVOS Divine
  • Dewa United Esports
  • Bigetron by Vitality
  • SMAN 5 Ambon (Juara Garena Youth Championship 2025 – jalur komunitas)

Format ini mempertemukan tim dari jalur FFWS SEA, FFNS, hingga pelajar, menjadikan FFBRS sebagai salah satu kompetisi Free Fire paling inklusif di awal musim 2026.

Coach AFM: Modal Penting Menuju Turnamen Internasional

Pelatih ONIC, Ahmad Fadly Masturoh (AFM), menyebut kemenangan di FFBRS 2026 sebagai bekal penting sebelum tim kembali berlaga di level internasional.

Dari hasil turnamen ini saya ingin anak-anak mampu beradaptasi dengan lebih baik, terutama melawan tim-tim yang belum pernah kami hadapi sebelumnya,” ujar AFM.

Ia juga menilai kualitas tim nasional kini semakin mendekati level internasional.

Secara skill individu, tim seperti Vesakha dan Sriwijaya dari FFNS sudah setara. Pembeda utamanya ada di gameplay, pengambilan objektif, dan cara membaca zona,” tambahnya.

Grand Final Sengit, Champion Rush Jadi Penentu

Babak Grand Final berjalan ketat sejak game awal. EVOS Divine tampil jauh lebih solid dibandingkan Regular Season dan terus menekan ONIC di papan klasemen.

Tak hanya EVOS, Dewa United Horus dan Bigetron Vitality juga sempat berada di posisi berbahaya dalam format Champion Rush, di mana satu Booyah bisa langsung mengakhiri turnamen.

Namun, konsistensi ONIC akhirnya berbicara. Booyah di game ke-6 menjadi penutup sempurna sekaligus mengubur harapan para penantang.

Hasil Akhir FFBRS 2026:

  • ONIC – Juara
  • EVOS Divine – 101 poin
  • Dewa United Horus – Peringkat ketiga

Ajang Pembuktian Tim Nasional & Komunitas

Lebih dari sekadar turnamen pemanasan, FFBRS 2026 menjadi panggung penting bagi tim nasional dan komunitas untuk menguji mental bertanding melawan tim papan atas Indonesia.

Format inklusif seperti ini dinilai krusial untuk regenerasi talenta Free Fire Tanah Air, sekaligus memperkecil jarak antara tim profesional dan jalur pelajar maupun nasional.

Satu hal yang pasti, dominasi ONIC di awal musim 2026 memberi sinyal jelas: persaingan Free Fire Indonesia tahun ini bakal makin panas.

Leave a Comment

Optimized by Optimole