Pendiri CD Projekt Ambil Alih GOG Sepenuhnya, DRM-Free Tetap Aman atau Ada Rencana Besar?

Raihan

January 1, 2026

Langkah mengejutkan datang dari salah satu pendiri CD Projekt. Michał Kiciński resmi mengakuisisi 100% kepemilikan GOG, toko digital game yang dikenal luas dengan filosofi DRM-free (Digital Rights Management-free software). Meski GOG sejak awal memang didirikan olehnya pada 2008 dan berada di bawah payung CD Projekt, keputusan ini menandai pemisahan kepemilikan penuh dari studio tersebut.

Akuisisi ini langsung memicu tanda tanya besar di kalangan gamer: apakah GOG akan berubah arah, atau justru semakin menguat sebagai alternatif Steam?

Tetap Independen, DRM-Free Tak Akan Ditinggalkan

Menjawab kekhawatiran tersebut, Kiciński menegaskan bahwa GOG akan tetap beroperasi secara independen dan tidak akan meninggalkan nilai-nilai yang sejak lama menjadi ciri khas platform ini.

Misi utama GOG masih sama, yakni “Make Games Live Forever”, dengan fokus pada preservasi game dan kepemilikan penuh bagi pemain. Filosofi bebas DRM disebut akan tetap menjadi fondasi utama, baik dalam mendukung gamer maupun developer di masa depan.

Hubungan dengan CD Projekt Masih Sangat Erat

Meski kini berdiri secara terpisah, Kiciński menekankan bahwa GOG dan CD Projekt tetap memiliki akar dan nilai yang sama dengan kebebasan, independensi, serta rasa kepemilikan nyata atas game.

Ia juga memastikan bahwa CD Projekt akan terus mendukung GOG, termasuk menjadikannya platform resmi untuk membeli seri The Witcher, Cyberpunk 2077, serta judul-judul CD Projekt Red lainnya di masa mendatang.

Game Klasik Lebih Bernilai daripada Game Baru?

Menariknya, Kiciński juga menyampaikan pandangan pribadinya soal industri game saat ini. Sebagai gamer yang mengaku gemar memainkan game klasik, ia menilai game lawas sering kali menawarkan nilai dan playability yang lebih tinggi dibandingkan banyak game baru.

Menurutnya, pasar modern kini dibanjiri judul berkualitas rendah dan minim kreativitas, sementara game klasik justru mampu menghadirkan pengalaman bermain yang lebih jujur dan memuaskan. Ia bahkan mengungkap keterlibatan langsungnya dalam sejumlah proyek game bernuansa retro, yang rencananya akan dirilis eksklusif di GOG pada 2026.

CD Projekt Fokus ke Franchise, GOG di “Tangan yang Tepat”

Di sisi lain, Michał Nowakowski, Co-CEO CD Projekt, menyebut keputusan ini sejalan dengan fokus perusahaan pada roadmap pengembangan serta ekspansi franchise mereka. Ia menyatakan bahwa GOG kini berada di tangan yang tepat, dan optimistis masa depan platform tersebut akan dipenuhi deretan game berkualitas.

Sebagai bagian dari kesepakatan, GOG juga menandatangani perjanjian distribusi dengan CD Projekt, termasuk rencana untuk merilis seluruh game masa depan dari CD Projekt Red. Langkah ini memastikan ekosistem DRM-free tetap mendapat dukungan penuh dari salah satu developer RPG terbesar di industri.

GOG Makin Kuat sebagai Pesaing Steam?

Dengan kepemilikan penuh di tangan sang pendiri dan dukungan berkelanjutan dari CD Projekt, GOG kini berada di persimpangan penting. Apakah langkah ini akan membuatnya semakin solid sebagai alternatif Steam yang ramah gamer, atau justru membuka babak baru yang belum sepenuhnya terungkap?

Kalau menurut kamu, apakah GOG masih relevan di tengah dominasi Steam dan launcher lain? Pernah beli game DRM-free di sana?

Leave a Comment

Optimized by Optimole