Game spin-off terbaru dari franchise PUBG, PUBG: BLINDSPOT, resmi menghentikan layanannya pada 30 Maret 2026. Keputusan ini terbilang mengejutkan, mengingat game tersebut baru saja dirilis dalam fase Early Access pada 5 Februari 2026.
Pengembangnya, ARC Team bersama PUBG Corporation, menyatakan bahwa proyek ini tidak lagi dapat dilanjutkan karena kondisi pengembangan yang dianggap tidak berkelanjutan.
Berakhir Cepat Setelah Early Access

Dalam pernyataan resmi yang dibagikan melalui Steam Community, tim pengembang mengakui bahwa mereka tidak mampu mempertahankan kualitas pengalaman bermain sesuai dengan target awal.
Tanpa roadmap baru atau rencana perbaikan, keputusan penutupan diambil secara langsung. Artinya, PUBG: BLINDSPOT bahkan tidak sempat mencapai usia dua bulan sejak perilisan awalnya.
Ambisi Besar yang bertahan 2 bulan
Awalnya dikenal sebagai Project ARC sejak 2024, game ini digadang-gadang sebagai arah baru bagi franchise PUBG. Berbeda dari battle royale, BLINDSPOT mengusung konsep tactical shooter top-down yang terinspirasi dari berbagai game seperti:
- Tom Clancy’s Rainbow Six Siege
- Escape from Tarkov
- Door Kickers
Pendekatan ini sebenarnya cukup segar, namun tampaknya gagal menarik basis pemain dalam jangka panjang.
Penurunan Pemain Jadi Faktor Utama

Saat pertama rilis, PUBG: BLINDSPOT sempat mencatat sekitar 3.200 pemain aktif secara bersamaan. Namun angka tersebut terus menurun drastis.
Menjelang pengumuman penutupan, jumlah pemain aktif hanya tersisa sekitar 148 orang. Angka ini jelas tidak cukup untuk mempertahankan game multiplayer yang sangat bergantung pada matchmaking.
Selain itu, komunitas juga melaporkan berbagai masalah seperti:
- Cheating yang cukup marak
- Performa game yang belum stabil
- Minimnya update signifikan
Kombinasi faktor tersebut mempercepat penurunan jumlah pemain dalam waktu singkat.
Pesan Terakhir dari Developer
ARC Team menyebut proyek ini sebagai “eksperimen berani” dalam mengeksplorasi genre baru. Mereka juga berterima kasih kepada pemain yang telah memberikan feedback selama masa Early Access.
Menariknya, tim tidak menyatakan pembubaran. Mereka menyebut akan “re-group” sebelum kembali dengan proyek baru di masa depan.
Tantangan Spin-off di Franchise Besar
Kasus PUBG: BLINDSPOT menunjukkan bahwa membawa nama besar seperti PUBG ke genre baru bukanlah hal mudah.
Popularitas franchise ini sangat melekat pada konsep battle royale, sehingga ketika mencoba pendekatan berbeda, tidak semua pemain ikut beralih.
Dengan usia hanya sekitar 53 hari sejak rilis hingga penutupan, BLINDSPOT menjadi salah satu game Early Access dengan siklus hidup tercepat dalam beberapa tahun terakhir.
Meski berakhir cepat, pengalaman ini kemungkinan akan menjadi pelajaran penting bagi pengembang dalam mengembangkan proyek eksperimental berikutnya di semesta PUBG

