SaintDeLucaz Resmi Berpisah dengan Team Liquid MLBB!

Raihan

February 10, 2026

Team Liquid Indonesia secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Dolly “SaintDeLucaz” Van Pelo Sihotang dari posisi pelatih kepala divisi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Pengumuman ini disampaikan melalui kanal media sosial dan YouTube resmi organisasi, menandai penutup salah satu era paling bersejarah dalam perjalanan Team Liquid ID.

Bukan sekadar pergantian pelatih, kepergian SaintDeLucaz menjadi momen emosional bagi fans. Di bawah kepemimpinannya, Team Liquid ID menjelma dari tim yang kerap dipandang sebelah mata menjadi kekuatan elite. Juara MPL Indonesia dan penantang serius di panggung dunia.

Sosok di Balik Transformasi Team Liquid

SaintDeLucaz dikenal bukan hanya sebagai peracik strategi, tetapi juga figur sentral yang menjaga stabilitas mental dan identitas permainan tim. Perannya krusial dalam membangun fondasi makro game, disiplin rotasi, serta keberanian mengambil keputusan di momen krusial.

Puncak kontribusinya tercermin dari dua pencapaian monumental:

  • Juara MPL ID Season 14
  • Runner-up M6 World Championship, hanya terpaut tipis dari ONIC PH di partai final

Prestasi tersebut mengukuhkan namanya sebagai salah satu pelatih paling berpengaruh di skena MLBB Indonesia.

Dari Pro Player Dota 2 ke MLBB

Jauh sebelum dikenal di scene Mobile Legends, SaintDeLucaz merupakan mantan pemain profesional Dota 2. Ia sempat membela beberapa organisasi besar, termasuk RRQ di divisi Dota 2. Keputusannya untuk meninggalkan scene MOBA PC dan beralih ke MLBB pada awal 2020 menjadi langkah berani yang kala itu menuai tanda tanya.

Alih-alih langsung bermain, SaintDeLucaz memilih jalur berbeda dengan mengikuti Esports Star Indonesia dan finis sebagai runner-up. Dari situlah pintu menuju dunia MLBB profesional terbuka lebar.

Membentuk Kuda Hitam Bernama Aerowolf

Tahun 2021 menjadi panggung pembuktian berikutnya. SaintDeLucaz dipercaya menangani Aerowolf di MPL ID Season 7. Meski sempat terseok di awal musim, racikan strateginya perlahan mengubah Aerowolf menjadi tim berbahaya.

Aerowolf di bawah asuhannya mampu menjungkalkan raksasa seperti EVOS, ONIC, RRQ, dan Alter Ego, menjelma sebagai kuda hitam yang disegani di liga.

Belajar di Singapura Bersama RSG

Setelah kiprah impresif di Indonesia, SaintDeLucaz melanjutkan karier ke MPL Singapura. Ia dipercaya menangani RSG selama tiga musim berturut-turut. Di sana, ia semakin mematangkan filosofi kepelatihannya, berbasis makro game yang kuat, disiplin eksekusi, serta penguatan mental pemain.

Pengalaman lintas region ini menjadi bekal berharga saat ia kembali ke Tanah Air.

Kembali ke Indonesia, Mengubah Aura Jadi Liquid

Tahun 2024 menjadi titik balik besar. SaintDeLucaz kembali ke Indonesia untuk menangani Aura Fire, yang kemudian resmi bertransformasi menjadi Team Liquid ID. Saat itu, ekspektasi publik cenderung rendah mengingat performa Aura yang dikenal inkonsisten.

Namun, kepercayaan organisasi berbuah manis. Pada musim debutnya, Liquid finis di posisi 5–6 MPL ID. Tak lama berselang, SaintDeLucaz menyulap Liquid menjadi mesin kompetitif yang konsisten dan matang.

Hasilnya:

  • Juara MPL ID Season 14
  • Runner-up M6 World Championship
  • Performa stabil hingga MPL ID Season 15, musim aktif terakhirnya bersama tim

Disiplin dan Pemahaman Game

Dalam sebuah sesi di event Next Level Play with Galaxy S25 Series di Jakarta, SaintDeLucaz sempat membagikan pendekatannya dalam mengembangkan pemain profesional.

Ia membagi fokus latihan ke dua aspek:

  • Jangka panjang: konsistensi, disiplin jadwal, dan pembentukan mental
  • Jangka pendek: pemahaman skenario game, terutama kontrol dan analisis early game

Menurutnya, pemain profesional menjalani rutinitas ketat dari pukul 11.00 hingga 21.00, mencakup pemanasan, scrim, evaluasi, hingga latihan individu.

Warisan yang Tak Tergantikan

Kepergian SaintDeLucaz meninggalkan warisan besar bagi Team Liquid ID. Ia adalah sosok yang membentuk identitas, budaya kerja, dan mental juara tim. Gelar MPL pertama dalam sejarah Liquid Indonesia akan selalu lekat dengan namanya.

Langkah selanjutnya masih menjadi tanda tanya. Apakah ia akan menerima tantangan baru bersama tim lain, bertahan dalam struktur organisasi Team Liquid, atau mengambil jalur yang benar-benar tak terduga, bahkan mungkin kembali ke scene Dota.

Namun satu hal pasti: nama SaintDeLucaz telah tercatat sebagai salah satu pelatih paling berpengaruh dalam sejarah MLBB Indonesia.

Leave a Comment

Optimized by Optimole