Valve Batalkan Major DPC, Pro Player DOTA 2 Kecewa

Valve resmi membatalkan turnamen Major pertama DPC 2022 pada Senin lalu (12/1). Hal ini memicu kekecewaan bagi banyak pemain, tim serta fans yang telah menyaksikan jagoannya berjuang keras memperebutkan slot di regional league.

Para figur esports dunia pun memberikan reaksinya atas pembatalan ini. Selain mendadak, Valve diduga tidak melakukan komunikasi dan diskusi terkait solusi terbaik turnamen Major. Rata-rata, para pemain mengutarakan kekecewaannya atas hilangnya Major pertama DPC 2022.

Seperti Sumail yang saat ini bermain di Team Secret. Ia berharap semua tim kompak tak mengikuti lagi season ke-2 DPC dengan harapan Valve mau memperbaiki komunikasi mereka kepada tim dan pemain, atau ia berharap skena kompetitif DOTA 2 mati saja.

Pemain lainnya seperti Quinn dari Quincy Crew terpikir untuk pensiun saat mengetahui turnamen Major ditiadakan. BOOM midlaner dari team Tickles yang tampil luar biasa di regional league Eropa tampak sangat terpukul mengetahui kabar tak adanya Major.

Saat aku berbaring di tempat istirahat terakhirku, mengenang kembali kehidupanku. Keputusan untuk mengeluarkan semua komitmen masa mudaku menjadi pemain profesional DOTA 2 adalah keputusan terburuk yang pernah ku lakukan semasa hidupku” ucapnya dalam postingan Twitter.

Sementara BOOM Esports yang jadi salah satu tim pertama mengamankan slot Major juga kecewa dengan keputusan sepihak Valve. Namun, mereka menutupinya dengan mengunggah sebuah mem di Twitter.

Semoga ada perubahan keputusan dari Valve terkait hal ini ataupun komunikasi yang lebih baik dengan para tim dan player.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *