Fase Wildcard M7 World Championship langsung menyajikan pertandingan intens sejak hari pembuka. Empat seri pertama berakhir dengan skor telak 2–0, memperlihatkan perbedaan kesiapan, disiplin eksekusi, hingga kedalaman strategi antar tim dari berbagai region.
Mulai dari dominasi objektif, draft tak terduga, hingga pengalaman juara Wildcard sebelumnya, berikut rangkuman lengkap aksi hari pertama.
Zone Tumbangkan ZETA 2-0!

Pertemuan Zone (Mongolia) vs ZETA DIVISION (Jepang) menjadi pembuka Wildcard M7. Zone langsung mencuri perhatian dengan kemenangan bersih 2–0 berkat kontrol objektif yang rapi dan eksekusi teamfight yang jauh lebih matang.
Di game pertama, tempo permainan sepenuhnya dikendalikan oleh Zxaura lewat Yi Sun Shin. Meski ZETA sempat bertahan lewat trade cepat, draft CC-heavy Zone menjadi mimpi buruk setiap kali teamfight terjadi. Lord pertama langsung menjadi penutup, dengan game berakhir di bawah 11 menit.
Game kedua sempat diawali agresi ZETA dengan first blood, namun kesalahan positioning di Turtle pertama membuat jungler mereka tumbang. Sejak itu, Zone mendominasi peta tanpa kehilangan satu turret pun. Dengan keunggulan 10k Gold, hasil pertandingan tak terelakkan.
GZG Menang Gila-Gilaan, Draft Nyeleneh Jadi Senjata Mematikan

Guangzhou Gaming (GZG) membuka kampanye mereka dengan kemenangan 2–0 atas AXE MENA, memadukan draft berani dengan disiplin eksekusi.
Game pertama berubah menjadi chaos murni. Sepuluh kill tercipta sebelum menit ketiga, dengan total 42 kill hingga late game. AXE unggul di early lewat komposisi CC, namun GZG tetap tenang dan memaksimalkan scaling draft mereka. Teamfight penentuan di Lord menjadi titik balik sebelum GZG menutup game.
Di game kedua, GZG kembali mengejutkan dengan Freya Gold Lane. Permainan jauh lebih terkontrol, dengan Modi mendominasi EXP Lane dan Freya menjadi mesin penghancur di late game. AXE tak mampu membendung tekanan berlapis, memastikan sweep cepat untuk GZG.
Virtus Pro Tunjukkan Mental Juara, RLGE Tak Berkutik

Sebagai juara Wildcard sebelumnya, Virtus Pro (VP) membuktikan status mereka dengan kemenangan 2–0 atas RLGE.
Game pertama nyaris sempurna. VP unggul 4–0 di dua menit awal, mengamankan seluruh objektif, dan mengakhiri game di menit ke-11 tanpa kehilangan satu turret pun. Sinkronisasi Bober (Zhuxin) dan Pluto (Hylos) menjadi kunci dominasi map.
RLGE sempat mencuri harapan di game kedua lewat First Blood, namun overconfidence langsung dibayar mahal. Momen krusial terjadi di menit keenam saat RLGE memaksa teamfight dalam kondisi tidak ideal. VP bertahan, membalikkan keadaan, dan mengunci kemenangan di menit ke-12.
BGE Bangkit dari Blunder, Comeback atas Leon 2–0!

Boostgate Esports (BGE) mengamankan kemenangan 2–0 atas LEON dalam seri yang penuh momentum swing.
Game pertama nyaris lepas dari genggaman BGE setelah overextend dan kehilangan momentum di Lord ketiga. Namun Rx di Karrie tampil brutal dengan Maniac yang langsung membalikkan keadaan. BGE menutup game secara agresif lewat mid lane.
Di game kedua, BGE tampil lebih disiplin. Momen kunci terjadi di Turtle kedua saat engage Chou milik Wackter mengamankan tiga kill. Setelah itu, kontrol objektif sepenuhnya di tangan BGE. Keputusan cerdas Kazue untuk backdoor saat LEON fokus di Lord memastikan kemenangan bersih dan menutup seri dengan gaya.
Sinyal Awal Persaingan Wildcard M7

Hari pertama Wildcard M7 memperlihatkan satu hal jelas: kesalahan kecil langsung berujung kekalahan telak. Tim-tim yang tampil disiplin, sabar, dan percaya pada draft mereka langsung memetik hasil.
Dengan masih banyak pertandingan tersisa, Wildcard M7 dipastikan bakal jadi ajang penuh kejutan. Pertanyaannya kini, siapa yang mampu menjaga konsistensi dan melangkah lebih jauh menuju panggung utama M7 World Championship?

