Roblox tengah menghadapi periode sulit setelah perusahaan mengungkapkan bahwa minimnya game viral menjadi salah satu penyebab melambatnya pertumbuhan pemain di platform mereka. Bersamaan dengan laporan keuangan terbaru, nilai pasar Roblox juga dilaporkan telah menyusut sekitar US$70 miliar dalam setahun terakhir seiring turunnya harga saham hingga sekitar 70%.
Kondisi ini menjadi perhatian investor karena Roblox selama beberapa tahun terakhir dikenal sebagai salah satu platform game dengan pertumbuhan tercepat, terutama di kalangan pemain muda.
Roblox Sebut Kurangnya Game Viral Jadi Penyebab Utama
Dalam laporan keuangan kuartal kedua yang dirilis pada 31 Juli, Roblox mengakui bahwa salah satu faktor terbesar di balik penurunan performanya adalah absennya pengalaman bermain yang mampu menjadi fenomena viral.
Menurut perusahaan, tidak banyak game baru yang berhasil menarik perhatian pemain dalam skala besar seperti yang pernah terjadi pada beberapa judul populer sebelumnya. Akibatnya, tingkat keterlibatan pengguna ikut menurun.
Roblox menjelaskan bahwa para pemain kini lebih banyak menghabiskan waktu di berbagai pengalaman bermain yang menghasilkan pendapatan lebih rendah dibandingkan game-game viral yang biasanya mampu mendorong aktivitas dan transaksi di dalam platform.
Jumlah Pemain dan Pengeluaran Ikut Melambat
Data yang dibagikan Roblox menunjukkan bahwa Daily Active Users (DAU) kini berada di angka 123 juta pemain, turun dari puncaknya yang mencapai 152 juta pengguna pada kuartal ketiga 2025.
Sementara itu, metrik bookings, yang digunakan Roblox untuk mengukur total pengeluaran pemain di dalam platform, hanya tumbuh 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan laju pertumbuhan yang berhasil dicatat perusahaan pada periode-periode sebelumnya.
Melihat kondisi tersebut, Roblox juga memutuskan untuk tidak memberikan proyeksi kinerja keuangan hingga akhir 2026 karena masih adanya ketidakpastian terhadap pertumbuhan platform dalam beberapa bulan ke depan.
Investor Mulai Khawatir
Laporan keuangan ini mendapat sorotan dari berbagai analis pasar. Firma riset investasi Morningstar bahkan menyebut hasil yang dibukukan Roblox sebagai performa yang “sangat buruk”, mengingat hampir seluruh indikator utama, mulai dari jumlah pemain hingga tingkat pengeluaran, mengalami pelemahan.
Sejumlah analis juga menilai Roblox kini menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan pertumbuhan jangka panjang apabila masih bergantung pada kemunculan game viral sebagai penggerak utama aktivitas pemain.
Tantangan Baru untuk Roblox
Selama bertahun-tahun, Roblox berhasil berkembang berkat berbagai game komunitas yang mendadak populer dan menarik jutaan pemain baru. Namun, laporan terbaru menunjukkan strategi tersebut mulai menghadapi tantangan ketika tidak ada judul baru yang mampu menciptakan fenomena serupa.
Ke depannya, Roblox diperkirakan perlu menghadirkan lebih banyak pengalaman bermain berkualitas dan mempertahankan keterlibatan komunitas agar mampu mengembalikan pertumbuhan pemain sekaligus memulihkan kepercayaan investor terhadap platform tersebut.

