Jadwal rilis sebuah game biasanya mundur karena masalah pengembangan atau kebutuhan tambahan waktu produksi. Namun, alasan di balik penundaan proyek terbaru kreator Danganronpa, Kazutaka Kodaka, justru sukses mencuri perhatian.
Dalam sebuah wawancara di Anime Expo 2026, Kodaka mengungkapkan bahwa salah satu alasan di balik mundurnya perilisan Danganronpa 2×2 adalah karena ia ingin memiliki waktu untuk memainkan Grand Theft Auto VI (GTA 6).
Kodaka Akui GTA 6 Jadi Salah Satu Alasan Penundaan
Awalnya, Danganronpa 2×2 dijadwalkan meluncur pada 2026. Namun, pengembang kemudian memutuskan untuk menggeser jadwal rilisnya ke awal 2027.
Dalam wawancara bersama Crunchyroll, produser Shohei Sakakibara menjelaskan bahwa tim memang membutuhkan waktu pengembangan tambahan. Selain itu, mereka juga ingin menghindari bentrok dengan perilisan sebuah game AAA berskala besar yang diperkirakan akan mendominasi perhatian pemain.
Saat ditanya secara langsung apakah game yang dimaksud adalah GTA 6, Kodaka justru memberikan jawaban yang mengundang tawa.
“I wouldn’t have time to make the game while playing GTA 6.”
Pernyataan tersebut langsung menjadi perbincangan di kalangan penggemar, mengingat jarang ada pengembang yang secara terbuka mengakui ingin menghindari jadwal rilis GTA 6, apalagi dengan alasan ingin ikut memainkannya.
Waktu Tambahan Dimanfaatkan untuk Menambah Konten
Meski candaan Kodaka menjadi sorotan utama, penundaan tersebut juga dimanfaatkan tim pengembang untuk menghadirkan lebih banyak konten.
Versi terbaru Danganronpa 2×2 nantinya akan menghadirkan Slayhem, sebuah alur cerita alternatif baru yang disebut memiliki durasi sekitar 120 persen lebih panjang dibandingkan cerita original.
Tak hanya itu, dunia permainan juga dibangun ulang menggunakan lingkungan 3D sepenuhnya, menggantikan sistem area side-scrolling yang selama ini identik dengan seri Danganronpa.
Dengan perubahan tersebut, pengalaman eksplorasi diharapkan terasa jauh lebih modern sekaligus memberikan nuansa baru bagi para pemain lama maupun pendatang baru.
Kodaka Memang Gemar Mengembangkan Cerita Besar
Bagi para penggemar karya Kazutaka Kodaka, keputusan menambah konten sebenarnya bukan hal yang mengejutkan.
Setelah meninggalkan seri Danganronpa, ia mengembangkan The Hundred Line, sebuah game yang dikenal memiliki 100 ending berbeda. Bahkan, Kodaka sebelumnya juga sempat mengungkapkan keinginannya untuk terus menambah berbagai jalur cerita dalam proyek-proyeknya.
Karena itu, tambahan cerita Slayhem di Danganronpa 2×2 dinilai sejalan dengan gaya pengembangan yang selama ini menjadi ciri khas sang kreator.
GTA 6 Kembali Jadi “Momok” Industri Game
Pengakuan Kodaka kembali menunjukkan besarnya pengaruh GTA 6 terhadap industri game global.
Sejumlah pengembang memang dikabarkan memilih menghindari jadwal perilisan yang berdekatan dengan game besutan Rockstar Games tersebut. Dengan antusiasme yang begitu besar dari komunitas gaming, banyak studio memilih memberikan ruang agar proyek mereka tidak tenggelam oleh hype GTA 6.
Meski disampaikan dengan nada bercanda, pengakuan Kazutaka Kodaka memperlihatkan bahwa bahkan seorang kreator game ternama pun tak sabar untuk ikut menjajal salah satu game paling dinantikan dalam sejarah industri video game.

