Pro Player Fortnite Huty Didepak FLC Usai Tertangkap Kamera Acungkan Jari Tengah di FNCS Globals

Raihan

September 30, 2026

Pemain profesional Fortnite, David “Huty” Kochet, resmi berpisah dengan organisasi esports FLC hanya beberapa hari setelah tampil di FNCS Global Championship 2026. Keputusan tersebut diumumkan pada 30 September 2026, setelah aksinya mengacungkan jari tengah di depan kamera siaran turnamen menjadi sorotan.

Huty merupakan pemain kompetitif asal Republik Ceko berusia 20 tahun. Ia berpasangan dengan F1shyX dalam turnamen yang berlangsung di Antwerp, Belgia, pada 26–27 September 2026.

Duo tersebut mengakhiri kompetisi di peringkat ke-34 dari total 50 tim dengan mengumpulkan 188 poin dari 12 pertandingan. Namun, hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang membuat nama Huty menjadi perhatian komunitas Fortnite.

FLC Akhiri Kerja Sama dengan Huty

Dalam pernyataan yang dipublikasikan pada 30 September, FLC mengumumkan bahwa kerja sama dengan Huty resmi berakhir dengan segera.

Organisasi tersebut menyebut perilaku Huty tidak sesuai dengan nilai-nilai yang mereka pegang. FLC secara khusus menyinggung tindakannya selama FNCS Global Championship, sekaligus menyebut adanya sejumlah hal tambahan yang baru-baru ini diketahui dan menjadi konsumsi publik.

Meski begitu, FLC tidak menjelaskan secara terperinci apa yang dimaksud dengan persoalan tambahan tersebut.

“Di FLC, kami sangat mementingkan rasa hormat, integritas, dan perilaku yang patut dicontoh, baik di dalam maupun di luar panggung,” demikian pernyataan organisasi tersebut.

Keputusan ini cukup menarik perhatian karena Huty baru bergabung dengan FLC pada 25 September 2026, hanya sehari sebelum FNCS Globals dimulai. Sebelumnya, ia telah meninggalkan organisasi Pandore Esport.

Dengan pengumuman tersebut, masa kerja sama Huty dengan FLC bahkan tidak mencapai satu minggu.

FLC Sengaja Menunggu Turnamen Berakhir

FLC menjelaskan bahwa mereka sengaja menunda pernyataan resmi hingga FNCS Global Championship selesai.

Menurut organisasi tersebut, mengumumkan keputusan di tengah turnamen berpotensi mengganggu persiapan tim dan memengaruhi kekompakan Huty dengan rekan duetnya, F1shyX.

FLC juga menegaskan bahwa F1shyX tidak terlibat dalam kontroversi tersebut. Organisasi itu menilai pengalaman F1shyX selama kejuaraan tidak seharusnya ikut terganggu oleh persoalan yang melibatkan rekan satu timnya.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa FLC berusaha memisahkan persoalan perilaku Huty dari partisipasi F1shyX dalam turnamen yang sedang berlangsung.

Anggota Manajemen yang Merekrut Huty Juga Berpisah dengan FLC

Dampak dari kontroversi ini ternyata tidak hanya menyentuh Huty sebagai pemain.

FLC turut mengumumkan perpisahan dengan sejumlah anggota tim manajemen yang terlibat dalam proses perekrutan Huty. Organisasi tersebut menyatakan bahwa tindakan mereka tidak mencerminkan standar yang ditetapkan FLC.

Namun, identitas anggota manajemen yang dimaksud tidak diungkapkan kepada publik.

FLC juga mengakui bahwa keputusan merekrut Huty sebelumnya mungkin telah mengecewakan sebagian komunitas mereka. Organisasi tersebut menyampaikan permintaan maaf atas bagaimana situasi ini berkembang.

Hingga pengumuman itu dibuat, belum ada rincian lebih lanjut mengenai persoalan tambahan yang disebutkan FLC ataupun tanggapan lanjutan dari Huty.

FNCS Globals 2026 Hadirkan 50 Duo dengan Hadiah US$2 Juta

FNCS Global Championship 2026 berlangsung di Lotto Arena, Antwerp, Belgia, pada 26–27 September. Turnamen tersebut mempertemukan 50 duo untuk memperebutkan total hadiah sebesar US$2 juta.

Di tengah persaingan tersebut, insiden Huty menjadi pengingat bahwa perilaku pemain di depan kamera siaran dapat menjadi perhatian organisasi maupun komunitas esports.

Meski gestur yang tertangkap kamera menjadi salah satu alasan yang disorot FLC, organisasi tersebut juga menyebut adanya faktor tambahan tanpa memerinci isinya. Karena itu, belum semua pertimbangan di balik keputusan pemutusan kerja sama tersebut diketahui publik.

Bagi Huty, perpisahan dengan FLC menambah perubahan dalam perjalanan karier kompetitifnya pada 2026, setelah sebelumnya meninggalkan Pandore Esport dan kini harus mencari arah berikutnya di skena profesional Fortnite.

Leave a Comment

Optimized by Optimole