Sony Bawa Teknologi AI Upscaling PS5 Pro ke PS5 Biasa, Tapi Ada Satu Perbedaan

Raihan

October 2, 2026

Sony membawa teknologi AI-powered upscaling yang sebelumnya menjadi salah satu fitur unggulan PS5 Pro ke PlayStation 5 standar. Teknologi bernama Quick Spectral Super Resolution (QSSR) ini memungkinkan game menghasilkan gambar yang lebih tajam dan detail tanpa mengharuskan pemain melakukan upgrade ke PS5 Pro.

Meski begitu, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan. QSSR tidak akan membuat PS5 biasa menghasilkan kualitas visual yang sama persis dengan PS5 Pro.

QSSR Jadi Versi Lebih Ringan dari PSSR

Pada PS5 Pro, Sony menggunakan teknologi PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR). Teknologi tersebut bekerja dengan menganalisis gambar dan merekonstruksi detail pada resolusi yang lebih tinggi, sekaligus berusaha menjaga kestabilan visual ketika kamera bergerak.

Masalahnya, PSSR membutuhkan kemampuan komputasi yang cukup besar sehingga tidak bisa begitu saja digunakan pada PS5 standar.

Karena itu, Sony mengembangkan QSSR sebagai solusi yang lebih ringan dan disesuaikan dengan kemampuan hardware PS5 biasa.

Dengan teknologi ini, game dapat dirender pada resolusi yang lebih rendah terlebih dahulu, kemudian QSSR menggunakan AI untuk menghasilkan gambar akhir yang lebih jelas.

PS5 Biasa Tetap Tidak Setara dengan PS5 Pro

Kehadiran QSSR bukan berarti PS5 standar sekarang akan memiliki kemampuan grafis yang sama dengan PS5 Pro.

Sony masih menempatkan PSSR sebagai teknologi upscaling terbaik mereka, sementara QSSR dirancang khusus agar bisa berjalan dalam keterbatasan hardware PS5 generasi awal.

Meski demikian, pemain PS5 standar tetap berpotensi mendapatkan peningkatan kualitas gambar. Sony menyebut QSSR dapat membantu meningkatkan detail sekaligus stabilitas visual, terutama pada game yang sudah mendukung teknologi tersebut.

Marvel’s Wolverine dan Ghost of Yōtei Jadi Game Pertama

Untuk saat ini, terdapat dua game yang menjadi penerima awal teknologi QSSR, yaitu Marvel’s Wolverine dan Ghost of Yōtei.

Keduanya mendapatkan patch yang menghadirkan QSSR sebagai salah satu opsi grafis tambahan.

Insomniac Games menyebut QSSR membantu Wolverine menghasilkan tampilan lingkungan dengan tingkat kejelasan dan stabilitas yang lebih baik hingga tingkat detail pixel. Peningkatan tersebut terutama dapat terlihat pada berbagai area seperti Madripoor dan Shinjuku.

Sementara itu, Sucker Punch mengatakan QSSR membantu Ghost of Yōtei mempertahankan detail-detail kecil pada karakter maupun lingkungan agar terlihat lebih stabil.

Developer Lain Bisa Ikut Menggunakan QSSR

Dua game tersebut kemungkinan baru menjadi awal. Sony berencana menyediakan QSSR untuk seluruh developer PlayStation sehingga teknologi ini dapat diimplementasikan pada lebih banyak game PS5 di masa mendatang.

Namun, bukan berarti setiap game PS5 akan otomatis mendapatkan peningkatan visual.

Developer tetap harus mengimplementasikan QSSR secara langsung ke dalam game mereka. Artinya, peningkatan kualitas gambar akan bergantung pada keputusan masing-masing pengembang.

Jika semakin banyak developer mengadopsinya, pemain PS5 standar berpotensi mendapatkan sebagian manfaat teknologi upscaling yang sebelumnya menjadi salah satu daya tarik PS5 Pro—tanpa harus membeli konsol versi Pro.

Leave a Comment

Optimized by Optimole