Cegah Pembajakan IP, Anthropic Perbarui Aturan Claude untuk Larang Kloning Game Komersial

Raihan

October 31, 2026

Perusahaan pengembang kecerdasan buatan Anthropic secara resmi memperbarui aturan pada alat bantu pengodeannya, Claude Code, untuk melarang pembuatan ulang atau kloning dari game yang sudah ada. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya kekhawatiran dari para pengembang game independen terkait ancaman peniruan karya secara instan menggunakan teknologi AI.

Aturan Baru Penjaga Hak Cipta pada Model Opus 5.5

Perubahan aturan ini pertama kali ditemukan oleh seorang pengguna X dengan akun Chasm pada 27 Oktober lalu sebelum akhirnya dikonfirmasi oleh pihak Anthropic. Dalam instruksi barunya, sistem Claude kini diberi perintah tegas: “Jangan membangun rekreasi dari game tertentu yang sudah ada, meskipun dinamai ulang atau diklaim sebagai karya orisinal.”

Anggota staf teknis Anthropic, Addy Osmani, mengonfirmasi penambahan aturan ini pada model Claude Opus 5.5. Ia menjelaskan bahwa penggunaan AI untuk meniru atau melanggar hak kekayaan intelektual (intellectual property) milik pihak lain secara eksplisit melanggar kebijakan penggunaan perusahaan.

“Kami menambahkan dua kalimat pada instruksi Claude Code untuk mencegah sistem membuat ulang game milik orang lain secara spesifik. Kendati demikian, pengembangan game orisinal, game berdasarkan genre umum, serta game yang dibangun dari desain dan aset milik sendiri akan tetap berfungsi normal,” terang Osmani.

Respon Atas Maraknya Kecemasan Para Developer

Keputusan Anthropic ini hadir di tengah ketakutan para pengembang game indie akan potensi pembajakan ide. Baru-baru ini, studio Alliance Arts bahkan terpaksa membatalkan rilis demo publik untuk game terbarunya di Steam, Drunken Goddess Reflux, karena khawatir konsep dan mekanisme permainan mereka akan dengan cepat ditiru oleh oknum yang memanfaatkan AI.

Meskipun langkah ini disambut positif, efektivitas sistem pemblokiran ini masih perlu diuji lebih lanjut. Pasalnya, sistem AI tidak memiliki mekanisme otomatis untuk memverifikasi apakah seorang pengguna merupakan pemilik sah dari hak cipta game yang sedang dikerjakan atau bukan.

Pihak Anthropic menyatakan akan terus memperbarui dan menyesuaikan sistem mereka agar tetap seimbang, serta membuka pintu bagi para pengembang yang proyek orisinalnya secara tidak sengaja terblokir oleh aturan baru ini.

Leave a Comment

Optimized by Optimole