Publisher Salahkan “AI-Slop” di Steam Usai Game Terbarunya Cuma Raih 15 Pemain Saat Rilis

Raihan

November 3, 2026

Sebuah penerbit game indie secara terbuka mengecam Steam setelah game terbaru mereka hanya berhasil mencatatkan angka tertinggi 15 pemain bersamaan (concurrent players) pada hari peluncuran. Padahal, game tersebut sebelumnya telah mengantongi lebih dari 11.000 wishlist. Pihak penerbit menuding membludaknya game berbasis AI (AI-slop) sebagai penyebab utama di balik kacaunya visibilitas dan penundaan rilis mereka.

Masalah Antrean Review dan Penundaan Rilis

Penerbit 2 Left Thumbs meluapkan kekecewaannya terkait proses persetujuan rilis untuk game co-op terbaru garapan tlproductions bertajuk Wheel Make It. Game unik berbasis fisika ini menuntut dua pemain bekerja sama mengendalikan dua roda dari satu kursi roda untuk melewati berbagai rintangan.

Wheel Make It awalnya dijadwalkan meluncur pada 12 Oktober, namun mengalami penundaan karena terkendala proses peninjauan (review) dari pihak Steam yang memakan waktu hingga dua minggu. Kendala tersebut dilaporkan timbul karena tim peninjau Steam kesulitan menguji mode local co-op, padahal penerbit mengklaim mekanikanya sangat sederhana karena pemain hanya perlu berbagi keyboard yang sama.

Game tersebut akhirnya baru resmi dirilis pada 1 logic November. Namun, dampak dari melesetnya jadwal rilis tersebut berbuntut panjang pada performa penjualan game.

Hantaman Gelombang AI dan Turunnya Visibilitas

Dalam sebuah unggahan di platform X, pihak 2 Left Thumbs mengeluhkan janji Steam yang sebelumnya menjamin bahwa keterlambatan rilis akibat penumpukan antrean peninjauan tidak akan memengaruhi mekanisme visibilitas peluncuran game mereka.

“Kami diyakinkan oleh Steam bahwa keterlambatan rilis kami, yang terjadi akibat gelombang AI-slop yang merusak antrean peninjauan mereka yang tidak akan memengaruhi mekanisme visibilitas peluncuran seperti biasanya. Saya rasa kenyataannya berbeda… 11.000+ wishlist dan inilah hasil peluncuran kami,” tulis sang penerbit.

Keluhan ini mengemuka di tengah melonjaknya konten berbasis AI di platform Valve. Berdasarkan analisis terhadap sekitar 63.600 rilis game, persentase game yang secara terbuka mencantumkan penggunaan AI melonjak tajam hingga 49,9% pada Oktober 2026, berbanding jauh dari hanya 1,7% pada Januari 2024 lalu.

Meski demikian, data lonjakan tersebut belum secara eksplisit membuktikan bahwa penumpukan antrean peninjauan di Valve murni disebabkan oleh game-game AI. Hingga saat ini, pihak Valve belum memberikan tanggapan atau konfirmasi resmi terkait tuduhan dari penerbit tersebut.

Leave a Comment

Optimized by Optimole