Microsoft mulai menggulirkan fitur baru untuk Copilot di Windows 11 yang memungkinkan AI tersebut menganalisis kondisi PC dan membantu pengguna mencari penyebab penurunan performa. Meski terdengar praktis, fitur ini justru menuai sorotan karena aplikasi Copilot sendiri disebut menggunakan RAM dalam jumlah yang cukup besar.
Fitur baru bernama PC Insights ini pertama kali dilaporkan oleh Windows Latest dan saat ini mulai tersedia untuk pengguna Copilot di Amerika Serikat.
Copilot Bisa Cek Kondisi Hardware PC
Melalui PC Insights, Copilot dapat mengakses berbagai Windows API untuk membaca informasi perangkat keras maupun kondisi sistem secara langsung.
Pengguna nantinya dapat mengajukan pertanyaan seperti:
- Berapa penggunaan CPU saat ini?
- Apakah ruang penyimpanan saya cukup untuk game berukuran 100 GB?
- GPU apa yang digunakan PC saya?
- Apakah antivirus sedang aktif?
Dengan kemampuan tersebut, Copilot diharapkan bisa membantu pengguna mengidentifikasi penyebab performa komputer yang melambat tanpa harus membuka berbagai menu pengaturan secara manual.
Meski begitu, fitur ini hanya berfungsi sebagai alat analisis dan belum dapat memperbaiki masalah performa secara otomatis.
Justru Jadi Salah Satu Aplikasi Paling Boros RAM
Di balik fitur barunya, Copilot juga mendapat kritik terkait penggunaan memori.
Menurut pengujian Windows Latest, aplikasi Copilot mengonsumsi sekitar 791 MB RAM saat dalam kondisi idle dan bahkan dapat mendekati 1 GB penggunaan memori.
Dalam pengujian lain, penggunaan RAM Copilot tercatat berada di kisaran 560 MB, menjadikannya salah satu aplikasi dengan konsumsi memori terbesar yang berjalan di latar belakang.
Situasi ini dianggap cukup ironis karena Copilot dirancang untuk membantu pengguna mencari aplikasi yang membebani performa PC, sementara aplikasi tersebut justru ikut memakan sebagian besar kapasitas RAM.
Aplikasi Berbasis Web Jadi Sorotan
Penggunaan RAM yang tinggi diduga berkaitan dengan implementasi Copilot yang kini berjalan melalui aplikasi berbasis Microsoft Edge (WebView2) di Windows 11.
Model AI Copilot sendiri tetap diproses di cloud, sementara aplikasi lokal hanya berfungsi sebagai antarmuka bagi pengguna.
Fenomena serupa juga terjadi pada beberapa aplikasi berbasis web lainnya. Windows Latest mencontohkan WhatsApp Desktop, yang kini juga menggunakan teknologi web dan disebut bisa menghabiskan lebih dari 1 GB RAM, jauh lebih besar dibanding versi desktop lamanya.
Microsoft Masih Berupaya Ringankan Windows 11
Dalam beberapa bulan terakhir, Microsoft memang telah berkomitmen untuk membuat Windows 11 menjadi lebih ringan dan efisien setelah banyak menerima kritik dari pengguna.
Namun, hadirnya fitur baru seperti PC Insights kembali memunculkan perdebatan mengenai seberapa besar dampak aplikasi AI terhadap penggunaan sumber daya sistem.
Meski fitur tersebut dinilai bermanfaat, terutama bagi pengguna yang kurang memahami pengaturan Windows, sebagian pihak menilai Copilot justru akan lebih membantu meningkatkan performa PC apabila penggunaan memorinya bisa dibuat jauh lebih ringan.

