Developer Bikin Game Open World Seukuran Bumi dengan Bantuan AI, Gabungkan GTA dan Apple Maps

Raihan

October 18, 2026

Seorang developer sedang mengembangkan proyek game open world yang memungkinkan pemain menjelajahi seluruh planet Bumi dalam dunia virtual. Menariknya, proyek yang disebut sebagai perpaduan Grand Theft Auto (GTA) dan Apple Maps ini dibangun dengan bantuan AI serta memanfaatkan data peta dunia nyata.

Proyek tersebut dibagikan oleh pengguna X dengan nama @_chuckyc. Ia menjelaskan bahwa game ini menggunakan engine buatan sendiri yang memanfaatkan OpenMapTiles dan berbagai data pemetaan domain publik untuk menghadirkan dunia berskala Bumi yang bisa dijelajahi pemain.

Meski terdengar ambisius, sang developer mengakui bahwa proyek tersebut saat ini belum benar-benar menjadi sebuah game utuh. Ia masih mengembangkannya sebagai dunia sandbox yang terdiri dari berbagai sistem dan fitur.

Dunia Seukuran Bumi Dibangun dengan Bantuan Claude

Dalam pembaruannya, developer menjelaskan bahwa proyek ini masih berupa sandbox dengan beragam sistem yang terus dikembangkan. Salah satu fitur yang menarik adalah sistem cuaca berskala planet, termasuk hujan, badai, angin kencang, tornado, hingga angin topan yang dapat terlihat dari kejauhan.

Tidak hanya lingkungan luar, setiap bangunan dalam dunia tersebut juga dilengkapi interior yang dibuat secara prosedural. Artinya, bagian dalam bangunan dihasilkan melalui sistem tertentu, bukan semuanya dibuat secara manual satu per satu.

Proyek ini juga sudah memiliki sejumlah aktivitas dan kendaraan. Pemain dapat mengendarai berbagai kendaraan, bermain skateboard di skatepark, hingga mencoba snowboard di area resor ski yang dilengkapi lift.

Selain itu, tersedia pula fitur photo mode untuk mengambil gambar di dalam dunia virtual tersebut.

Dari sisi teknologi, engine game ini ditulis menggunakan C++ dengan renderer Metal dan Vulkan. Developer mengklaim proyeknya dapat berjalan di berbagai platform Apple, kecuali Apple Watch.

Tiga Mac Digunakan untuk Menjalankan Pengembangan AI

Salah satu hal yang membuat proyek ini menarik adalah penggunaan AI dalam proses pengembangannya. Sang developer mengungkapkan bahwa ia memanfaatkan Claude Opus 5.5 dari Anthropic untuk membantu mengerjakan proyek tersebut melalui tiga perangkat Mac di rumahnya.

Proses pengembangannya dilakukan secara bertahap. Setiap malam, ia memeriksa hasil pekerjaan yang telah diselesaikan Claude sepanjang hari, mencoba langsung fitur-fitur yang dibuat, lalu menyusun rencana untuk pekerjaan berikutnya.

Setelah itu, ia menyiapkan instruksi baru agar AI dapat melanjutkan pengembangan pada hari berikutnya.

Dengan pendekatan tersebut, AI membantu menangani berbagai bagian dari proses pengembangan, sementara sang developer tetap memeriksa hasilnya dan menentukan arah proyek. Ia sendiri menggambarkan keseluruhan proses tersebut sebagai sesuatu yang cukup gila.

Tesla Roadster dengan Roket Sudah Bisa Dikendarai

Developer juga terus membagikan perkembangan proyek melalui media sosial. Salah satu pembaruan terbarunya memperlihatkan mobil sport yang tampak seperti Tesla Roadster melaju menggunakan pendorong roket.

Menariknya, pendorong tersebut berasal dari model lunar lander yang sebelumnya sudah ia buat untuk proyek yang sama. Ia kemudian memasangnya pada mobil sport untuk menciptakan kendaraan dengan kemampuan terbang.

Video tersebut sekaligus memperlihatkan tahap awal penambahan audio ke dalam game. Sang developer mengakui bahwa efek suara yang ditampilkan masih belum bagus karena pengerjaan audio baru dimulai pada malam sebelumnya.

Walaupun masih dalam tahap eksperimen, fitur-fitur tersebut menunjukkan bagaimana proyek ini berkembang dari sekadar simulasi peta menjadi sandbox dengan berbagai kemungkinan aktivitas.

Belum Ada Kepastian Bakal Dirilis sebagai Game Penuh

Untuk saat ini, belum ada informasi apakah proyek open world berskala Bumi tersebut akan dikembangkan menjadi game lengkap atau dirilis kepada publik. Developer juga belum mengumumkan jadwal rilis maupun platform distribusi yang akan digunakan.

Karena masih berupa sandbox, berbagai fitur yang diperlihatkan sejauh ini belum tentu menjadi bagian dari versi final apabila proyek tersebut nantinya benar-benar dirilis.

Meski demikian, proyek ini menjadi contoh menarik tentang bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk membantu pengembangan dunia virtual berskala besar. Jika terus dikembangkan, konsep menggabungkan data peta dunia nyata, sistem cuaca, interior prosedural, dan beragam aktivitas dalam satu dunia bisa menghadirkan pengalaman open world dengan skala yang sangat berbeda dari game pada umumnya.

Leave a Comment

Optimized by Optimole