Epic Games semakin gencar menunjukkan keterbukaannya terhadap penggunaan kecerdasan buatan (AI) di industri game. Setelah sebelumnya menginstruksikan tim pengembang untuk menerapkan pendekatan AI-first pada proyek game shooter crossover Marvel dan Star Wars, serta memanfaatkan AI untuk membangun launcher PC terbaru mereka, kini Epic Games resmi mengajak komunitas developer global untuk ikut bereksperimen lewat ajang kompetisi berhadiah besar.
Dorong Kreativitas Pengembang Lewat 2026 AI MegaJam
Kompetisi bertajuk 2026 AI MegaJam ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 12 hingga 15 November. Dalam ajang ini, para peserta ditantang untuk membuat game yang dapat dimainkan menggunakan mesin pengembang Unreal Engine atau Unreal Editor for Fortnite (UEFN).

Developer dapat berpartisipasi secara individu maupun dalam tim hingga maksimal lima orang. Uniknya, Epic Games mengizinkan peserta memanfaatkan bot atau agen AI dalam jumlah tak terbatas untuk membantu proses pembuatan game. Peserta bebas menggunakan alat AI apa saja, mulai dari membantu penulisan kode program (vibe coding) hingga merancang aset visual game.
Ajang ini terbuka bagi peserta dari seluruh dunia secara daring. Selain itu, acara tatap muka juga bakal digelar di San Francisco pada 14 dan 15 November dengan menghadirkan tim dari perusahaan teknologi raksasa seperti OpenAI, Google, dan Anthropic. Tema resmi kompetisi sendiri baru akan diungkap lewat tayangan livestream pada 11 November.
Total Hadiah Menggiurkan dan Kategori Spesial AI
Epic Games menyiapkan beragam hadiah uang tunai bagi para pemenang. Karya terbaik di kategori Unreal Engine dan UEFN masing-masing akan mengantongi hadiah utama sebesar $7.500 (sekitar Rp117 jutaan). Nominal yang sama yaitu $7.500 juga disediakan untuk kategori proyek siswa terbaik.
Daya tarik terbesar dari kompetisi ini terletak pada hibah keberlanjutan pengembangan (development continuation grants) senilai hingga $50.000 (sekitar Rp780 jutaan). Dana hibah ini diberikan kepada proyek-proyek potensial agar penciptanya dapat melanjutkan proses produksi game tersebut setelah kompetisi berakhir.
Tidak hanya itu, Epic Games juga menyediakan kategori hadiah lainnya seperti game buatan pengembang solo terbaik, desain visual terbaik, proyek game mobile, hingga kategori khusus untuk game yang menghadirkan karakter non-pemain (NPC) berbasis AI yang bisa diajak berbicara secara langsung oleh pemain.

