Hideo Kojima Bikin Pernyataan Mengejutkan: Ternyata Nggak Tertarik AI Setelah Iklan Prada Dikritik Habis-Habisan

Raihan

June 8, 2026

Hideo Kojima akhirnya buka suara soal kecerdasan buatan (AI) setelah kemunculannya dalam iklan Prada berbasis AI menuai banyak kritik dari publik.

Sang kreator Metal Gear Solid dan Death Stranding sebelumnya sempat menjadi sorotan karena tampil dalam iklan Prada yang menggunakan teknologi AI. Namun dalam wawancara terbarunya, Kojima justru mengaku tidak terlalu tertarik dengan perkembangan AI, khususnya dalam dunia seni.

Kojima Tak Yakin AI Bisa Ciptakan Karya Seni Sejati

Dalam perbincangannya bersama The Washington Post, Kojima mengungkapkan bahwa dirinya tidak melihat AI mampu menghasilkan karya seni yang benar-benar bermakna, setidaknya dalam masa hidupnya.

Menurutnya, seni berasal dari pengalaman hidup manusia, sesuatu yang sulit ditiru oleh teknologi.

Seni adalah kehidupan. Mungkin dalam 50 atau 100 tahun AI bisa menciptakan seni, tapi selama saya hidup, saya rasa saya tidak akan melihat itu terjadi,” ujar Kojima.

Ia bahkan menegaskan secara langsung bahwa dirinya tidak terlalu tertarik dengan AI.

Iklan Prada AI Tuai Banyak Kritik

Pernyataan ini cukup mengejutkan mengingat Kojima belum lama ini muncul dalam iklan Prada yang sepenuhnya dibuat menggunakan teknologi AI.

Iklan tersebut menampilkan Kojima bersama sutradara Nicolas Winding Refn dalam sebuah konsep futuristis. Namun alih-alih mendapat pujian, iklan tersebut justru menuai respons negatif dari banyak orang yang menganggap hasilnya terasa dingin, aneh, dan jauh dari sentuhan kreatif manusia.

Meski begitu, belum ada indikasi bahwa komentar Kojima soal AI muncul karena reaksi buruk terhadap iklan tersebut.

AI Dinilai Belum Mampu Gantikan Kreativitas Manusia

Dalam wawancara yang sama, Nicolas Winding Refn juga ikut membahas perkembangan AI dan teknologi modern.

Menurutnya, ketidakpastian justru menjadi bahan bakar utama kreativitas manusia. Karena itu, seniman akan selalu dipaksa untuk terus berinovasi dan menciptakan hal-hal baru.

Sementara itu, Kojima menilai generasi muda akan menjadi pihak yang menentukan bagaimana AI digunakan di masa depan.

Kita akan menemukan cara yang tepat untuk menggunakan teknologi. Dan itu tergantung pada generasi muda bagaimana mereka memanfaatkannya,” kata Kojima.

Perdebatan AI di Industri Kreatif Masih Berlanjut

Pernyataan Kojima datang di tengah perdebatan panjang soal penggunaan AI dalam industri kreatif, termasuk game, film, musik, hingga seni digital.

Banyak kreator menilai AI bisa menjadi alat bantu yang berguna, tetapi belum mampu menggantikan kreativitas, pengalaman hidup, dan sentuhan emosional yang dimiliki manusia.

Melihat komentar terbaru Kojima, tampaknya salah satu sosok paling berpengaruh di industri game ini masih percaya bahwa masa depan seni tetap berada di tangan manusia, bukan mesin.

Leave a Comment

Optimized by Optimole