Kuda Asli Inspirasi Tsurumaru Tsuyoshi Umamusume Tutup Usia di Umur 31 Tahun

Raihan

August 3, 2026

Kabar duka datang untuk komunitas Umamusume: Pretty Derby. Kuda pacu asli yang menjadi inspirasi karakter Tsurumaru Tsuyoshi dikabarkan meninggal dunia pada usia 31 tahun. Kepergian sang legenda juga mendapat penghormatan resmi dari pihak Umamusume sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam sejarah balap kuda Jepang.

Pengumuman tersebut disampaikan pada 2 Agustus oleh kelompok pendukung Tsurumaru Tsuyoshi. Dalam pernyataan awalnya, perwakilan asosiasi Shigeo Nakanishi mengungkapkan bahwa Tsurumaru Tsuyoshi mengembuskan napas terakhir di padang penggembalaannya sekitar pukul 10.15 waktu setempat.

Kondisi Memburuk Saat Berada di Padang Rumput

Dalam pernyataan lanjutan, Nakanishi menjelaskan kronologi hari-hari terakhir Tsurumaru Tsuyoshi.

Seperti rutinitas biasanya, kuda tersebut dilepas ke padang rumput pada pagi hari. Namun sekitar satu jam kemudian, pengurus menemukan Tsurumaru Tsuyoshi terbaring dan tidak mampu berdiri kembali.

Dokter hewan segera dipanggil untuk memberikan penanganan. Sayangnya, seluruh upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil sehingga keputusan euthanasia akhirnya diambil demi mengakhiri penderitaannya.

Menurut Nakanishi, Tsurumaru Tsuyoshi mengembuskan napas terakhir dengan tenang di tengah keluarga Yoshino Farm, tempat ia menghabiskan masa pensiunnya.

Tsurumaru Tsuyoshi masih bisa keluar ke padang rumput hingga akhir hayatnya dan bahkan masih menikmati rumput segar sehari sebelum kepergiannya,” tulis Nakanishi dalam pernyataannya.

Sebagai bentuk penghormatan, Yoshino Farm juga telah menyediakan area khusus bagi para penggemar yang ingin memberikan bunga atau penghormatan terakhir. Namun, pihak pengelola meminta masyarakat untuk tidak menghubungi peternakan secara langsung.

Umamusume Berikan Penghormatan Resmi

Tak lama setelah kabar tersebut diumumkan, akun resmi Umamusume versi Jepang turut menyampaikan belasungkawa.

Dalam pernyataannya, Cygames mengakui bahwa Tsurumaru Tsuyoshi merupakan sosok yang menjadi inspirasi langsung bagi karakter dengan nama yang sama di dalam game.

Kami menyampaikan belasungkawa kepada seluruh pihak yang terlibat dan dengan tulus mendoakan agar kuda pacu hebat ini beristirahat dengan damai,” tulis akun resmi Umamusume.

Di dalam Umamusume: Pretty Derby, karakter Tsurumaru Tsuyoshi diisi suaranya oleh Yoshino Aoyama. Karakter tersebut digambarkan sebagai pelari penuh semangat dengan potensi luar biasa, tetapi memiliki kondisi fisik yang sering kali menghambat tekadnya, sebuah gambaran yang memang terinspirasi dari perjalanan karier sang kuda di dunia nyata.

Karier Gemilang yang Terhenti karena Cedera

Lahir pada 6 April 1995, Tsurumaru Tsuyoshi merupakan anak dari legenda balap Jepang, Symboli Rudolf.

Berdasarkan catatan resmi Japan Racing Association (JRA), ia berhasil memenangkan lima dari sebelas balapan sepanjang kariernya. Beberapa kemenangan paling bergengsi diraihnya di Asahi Challenge Cup 1999 dan Kyoto Daishoten 1999.

Balapan Kyoto Daishoten sendiri mempertemukannya dengan sejumlah kuda legendaris lain yang kini juga hadir sebagai karakter Umamusume, seperti Special Week, Mejiro Bright, T.M. Opera O, hingga Stay Gold.

Sayangnya, karier Tsurumaru Tsuyoshi harus berakhir lebih cepat setelah mengalami cedera serius pada kaki depan kirinya saat mengikuti Arima Kinen 2000. Setelah pensiun, ia sempat bertugas sebagai lead horse di Kyoto Racecourse sebelum menghabiskan masa tuanya di Yoshino Farm, Prefektur Miyazaki.

Tetap Dicintai hingga Akhir Hayat

Setelah sang pemilik meninggal dunia pada 2011, Shigeo Nakanishi mendirikan Tsurumaru Tsuyoshi Association untuk membantu membiayai perawatan sang kuda selama masa pensiun.

Popularitas Tsurumaru Tsuyoshi kembali meningkat dalam beberapa tahun terakhir setelah dirinya diperkenalkan kepada generasi baru penggemar melalui Umamusume: Pretty Derby. Kehadirannya di game membuat banyak pemain mulai mengenal kembali kisah nyata di balik salah satu kuda pacu yang pernah menjadi bagian dari sejarah balap Jepang.

Kini, kepergian Tsurumaru Tsuyoshi menjadi kehilangan besar, bukan hanya bagi dunia pacuan kuda Jepang, tetapi juga bagi komunitas Umamusume yang selama ini mengenalnya sebagai sosok penuh semangat dan pantang menyerah.

Leave a Comment

Optimized by Optimole