LYON Juara EWC Free Fire Esports World Cup 2026, Tim LATAM Ukir Sejarah!

Raihan

July 21, 2026

Tim asal Amerika Latin, LYON, resmi keluar sebagai juara Free Fire Esports World Cup (EWC FF) 2026 setelah tampil luar biasa di babak Grand Final yang digelar pada 18 Juli 2026 di Paris Expo Porte de Versailles, Prancis.

Dengan format Champions Rush yang menggunakan jumlah pertandingan tanpa batas hingga ada tim yang memenuhi syarat juara, LYON akhirnya memastikan gelar usai meraih BOOYAH pada game ketujuh, sekaligus mengukir sejarah sebagai tim LATAM pertama yang menjuarai ajang bergengsi tersebut.

Dua Wakil Indonesia Tampil di Grand Final

Grand Final EWC FF 2026 diikuti oleh 12 tim terbaik dunia, termasuk dua wakil Indonesia, RRQ Kazu dan EVOS Divine, yang berhasil lolos setelah Team Vitality tersingkir di babak Survival Stage.

Pada game pertama di map Solara, EVOS Divine memulai dengan cukup baik setelah finis di posisi kedua. Sayangnya, BOOYAH berhasil diamankan oleh tim Brasil, LOUD. Sementara itu, RRQ Kazu harus puas mengakhiri pertandingan di posisi kedelapan.

Memasuki game kedua di map Purgatory, performa kedua tim Indonesia mulai menurun. EVOS Divine tersingkir di posisi kesembilan, sedangkan RRQ Kazu finis di peringkat ketujuh usai mendapat tekanan dari Team Falcons dan Fluxo W7M. BOOYAH pada ronde ini berhasil diamankan oleh Twisted Minds dari Thailand.

RRQ Kazu dan EVOS Kesulitan Mengejar Champions Rush

Game ketiga di map Kalahari menghadirkan kejutan ketika RRQ Kazu dan Buriram United Esports sama-sama tumbang lebih awal. EVOS Divine bertahan hingga pertengahan permainan, namun akhirnya juga harus puas finis di posisi ketujuh. Team Falcons keluar sebagai pemenang pada ronde ini.

Harapan kebangkitan sempat muncul di game keempat, Bermuda, setelah dua tim kuat Thailand, Team Falcons dan Buriram United Esports, tersingkir lebih awal. Sayangnya, kesempatan tersebut gagal dimanfaatkan oleh wakil Indonesia.

EVOS Divine harus puas di posisi ke-10, sementara RRQ Kazu mengakhiri pertandingan di posisi keenam. BOOYAH kembali diamankan oleh tim Thailand, AG AL.

Pada game kelima di Nexterra, RRQ Kazu kembali gugur di posisi kesembilan, sedangkan EVOS Divine finis di posisi keenam usai dikalahkan LYON. Pertarungan terakhir mempertemukan Twisted Minds melawan LYON, dan tim LATAM tersebut berhasil merebut BOOYAH sekaligus membuka peluang menuju Champions Rush.

LYON Pastikan Gelar di Game Ketujuh

Memasuki game keenam, dua tim telah memenuhi syarat Champions Rush, yakni AG AL dan LYON. Namun pertandingan harus berlanjut setelah LOUD Snickers berhasil meraih BOOYAH di map Kalahari.

Game ketujuh di map Solara menjadi penentuan dengan empat tim yang sudah mengantongi Champions Rush, yakni LYON, AG AL, LOUD Snickers, dan Twisted Minds.

Sayangnya, perjuangan wakil Indonesia kembali harus berakhir lebih cepat. RRQ Kazu menjadi tim pertama yang tersingkir di posisi ke-12, sementara EVOS Divine hanya mampu finis di posisi ketujuh.

Pada fase akhir pertandingan, tersisa tiga tim yaitu LYON, AG AL, dan LOUD Snickers. LYON bersama AG AL berhasil mengeliminasi LOUD terlebih dahulu. Berbekal keunggulan jumlah pemain, LYON akhirnya sukses mengamankan BOOYAH sekaligus memastikan diri sebagai juara EWC Free Fire Esports World Cup 2026.

Gamezk1ng Dinobatkan Sebagai MVP

Keberhasilan LYON tak lepas dari penampilan gemilang salah satu pemain mudanya, Gamezk1ng.

Berkat kontribusi besar dalam mengumpulkan eliminasi sepanjang turnamen, ia dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) EWC Free Fire Esports World Cup 2026.

Gamezk1ng menerima penghargaan tersebut dengan penuh emosi dan bangga, menandai pencapaian terbesar dalam kariernya sekaligus mengantar wilayah LATAM mencatat sejarah baru di kancah kompetitif Free Fire dunia.

Leave a Comment

Optimized by Optimole