Nintendo kembali mengambil langkah hukum terhadap proyek emulator Switch. Kali ini, perusahaan tersebut mengajukan tujuh pemberitahuan DMCA anti-circumvention ke GitHub dalam satu hari, yang berujung pada penghapusan lebih dari 400 repository emulator Nintendo Switch.
Aksi tersebut dilakukan pada 17 Agustus 2026 dan menyasar sejumlah proyek emulasi beserta jaringan fork-nya. Meski terlihat besar, langkah ini diperkirakan tidak akan benar-benar menghentikan perkembangan emulator Switch dalam jangka panjang.
Suyu Jadi Proyek yang Paling Banyak Terdampak
Berdasarkan laporan TorrentFreak, total 401 repository dihapus dari GitHub. Sebanyak 311 repository di antaranya berasal dari jaringan yang berkaitan dengan Suyu, emulator yang muncul dan berkembang setelah Yuzu berhenti beroperasi pada 2024.
Menariknya, Suyu sendiri sebenarnya sudah berada dalam kondisi tidak aktif. Maintainer proyek tersebut bahkan mengumumkan pada April lalu bahwa mereka tidak lagi melanjutkan pengembangannya.
Proyek lain juga ikut terkena dampak. Skyline, emulator Android yang sudah menghentikan pengembangan sejak 2023, kehilangan 29 repository yang sebagian besar sudah tidak aktif selama bertahun-tahun. Beberapa fork Yuzu dan MonoNX juga masuk dalam daftar yang mendapat pemberitahuan DMCA.
Nintendo Kembali Menggunakan Argumen soal Encryption Key
Dalam pemberitahuan yang dikirimkan ke GitHub, Nintendo menggunakan dasar hukum yang serupa. Perusahaan menuduh emulator-emulator tersebut menggunakan salinan tidak resmi dari kunci kriptografi Switch, atau prod.keys, untuk membuka dan mendekripsi game Switch tanpa izin.
Nintendo juga mencantumkan dua kasus hukum sebelumnya sebagai pendukung klaimnya.
Kasus pertama adalah penyelesaian senilai US$2,4 juta dengan Tropic Haze, pengembang Yuzu, pada 2024. Kasus kedua merupakan default judgment terhadap streamer Jesse Keighin pada tahun lalu, yang diperintahkan membayar US$17.500.
Namun, ada satu hal penting: kedua kasus tersebut tidak sampai pada persidangan yang menguji legalitas emulator secara langsung berdasarkan argumen hukumnya.
Penghapusan Repo Belum Tentu Menghentikan Emulator
GitHub sendiri mengatakan bahwa mereka meninjau klaim terkait circumvention dengan hati-hati dan akan cenderung berpihak kepada pengembang ketika validitas sebuah laporan masih diragukan.
Hal tersebut kemudian menjadi salah satu titik perdebatan setelah seorang pengguna X mempertanyakan penghapusan salah satu repository MonoNX. Menurutnya, repository tersebut merupakan build yang tidak berfungsi dan tidak memiliki kemampuan dekripsi, sehingga ia menilai klaim Nintendo dapat ditantang melalui counternotice.
Di sisi lain, sebagian pengguna menganggap tindakan Nintendo kali ini hanya memberikan dampak sementara. Menghapus ratusan repository memang terlihat besar, tetapi proyek baru dan fork lain tetap bisa bermunculan.
Dengan kata lain, Nintendo mungkin berhasil membersihkan banyak jejak emulator Switch dari GitHub, tetapi menghilangkan seluruh ekosistem emulasi adalah perkara yang jauh lebih sulit. Apalagi sebagian proyek yang dihapus bahkan sudah lama tidak aktif.

