PlayStation Dikabarkan Batalkan PHYSINT Hideo Kojima karena Budget Membengkak

Raihan

September 11, 2026

Hubungan panjang antara PlayStation dan Hideo Kojima dikabarkan kembali mengalami perubahan besar. PlayStation disebut telah mundur dari proyek PHYSINT, game action-espionage terbaru buatan Kojima, setelah pengembangannya mengalami masalah anggaran dan melewati sejumlah deadline.

Keputusan tersebut kabarnya diambil pada Juni 2026, beberapa tahun sebelum PHYSINT dijadwalkan meluncur. Sony sendiri belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Namun, laporan terbaru dari jurnalis Bloomberg Jason Schreier menyebut masalah finansial dan jadwal menjadi faktor utama yang membuat PlayStation kehilangan kepercayaan terhadap proyek tersebut.

PHYSINT Bermasalah Jauh Sebelum Dirilis

Menurut laporan Schreier, pengembangan PHYSINT sudah mengalami pembengkakan biaya dan keterlambatan jadwal ketika game tersebut masih berada jauh dari tahap perilisan.

Situasi tersebut membuat PlayStation harus terus mengeluarkan biaya untuk proyek yang bahkan belum mampu mempertahankan timeline produksinya.

PHYSINT sendiri merupakan proyek yang sangat ambisius. Game ini dirancang sebagai pengalaman action-espionage baru dari Kojima Productions dan sejak awal disebut sebagai penerus spiritual dari karya Kojima di genre tersebut.

Karena skalanya, biaya produksi PHYSINT diperkirakan dapat mencapai ratusan juta dolar. Dengan kondisi budget yang terus membesar, PlayStation akhirnya dikabarkan memilih untuk tidak lagi membiayai proyek tersebut.

Menariknya, keputusan ini bukan disebut sebagai akibat perbedaan kreatif antara Sony dan Kojima, melainkan lebih kepada persoalan angka dan risiko finansial.

Performa Death Stranding Ikut Jadi Pertimbangan?

Faktor lain yang disebut berpengaruh adalah performa komersial dua game Death Stranding.

Meskipun mendapatkan perhatian besar dan memiliki basis penggemar yang kuat, kedua game tersebut disebut tidak mencapai angka penjualan yang diharapkan Sony. Hal ini membuat perusahaan semakin berhati-hati untuk menggelontorkan dana dalam jumlah besar ke proyek Kojima berikutnya.

Ada persoalan lain yang juga membuat PHYSINT kurang menarik sebagai investasi eksklusif PlayStation.

Game-game Kojima sebelumnya pada akhirnya dirilis di platform lain. Death Stranding dan Death Stranding 2 juga tidak selamanya menjadi eksklusif PlayStation, sehingga Sony disebut semakin ragu untuk menanggung biaya produksi yang sangat besar jika game tersebut pada akhirnya tidak menjadi eksklusif permanen.

Keputusan tersebut menjadi cukup mengejutkan mengingat hubungan Kojima dengan PlayStation sudah berlangsung selama sekitar tiga dekade.

Xbox Langsung Ambil Kesempatan

Setelah PlayStation meninggalkan proyek tersebut, Xbox dikabarkan menjadi pihak yang mengambil kesempatan untuk melanjutkan kerja sama dengan Kojima.

Sebelumnya, Kojima sendiri telah mengonfirmasi bahwa PlayStation memang membatalkan keterlibatannya dalam PHYSINT. Setelah itu, proyek tersebut kemudian mendapat tempat baru melalui kesepakatan dengan Xbox.

Bagi Xbox, kerja sama ini bisa menjadi keuntungan strategis. Microsoft memiliki pendekatan yang lebih agresif terhadap perilisan game di PC, sementara Kojima Productions juga telah memiliki hubungan dengan platform Xbox melalui OD.

Kesepakatan baru tersebut bahkan dikabarkan mencakup hak film dan televisi untuk PHYSINT dan OD. Hal ini sejalan dengan ambisi untuk mengembangkan Kojima Productions menjadi studio dengan cakupan lebih luas daripada sekadar video game.

Seorang juru bicara Xbox bahkan memberikan pernyataan singkat mengenai keputusan tersebut.

“Betting on Kojima-san is an easy call.”

Tiga Dekade Hubungan Kojima dan PlayStation Berakhir?

Keputusan ini terasa semakin ironis karena PlayStation memiliki peran besar dalam perjalanan karier Kojima.

Metal Gear Solid di PlayStation menjadi salah satu game yang mengangkat namanya di industri dan membangun hubungan panjang antara Kojima dengan platform tersebut.

Kini, sekitar tiga dekade setelah kerja sama tersebut dimulai, PlayStation justru memilih mundur dari proyek besar terbaru sang kreator.

Kojima sendiri sebelumnya juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan PlayStation menghentikan produksi disc fisik. Ia menyebut masa depan yang sepenuhnya digital sebagai sesuatu yang sangat menyedihkan.

Dengan PHYSINT yang kini beralih ke Xbox, hubungan antara Kojima dan PlayStation memasuki babak yang jauh berbeda. Bagi Xbox, situasi ini justru menjadi kesempatan untuk mengamankan salah satu kreator paling terkenal di industri game.

Leave a Comment

Optimized by Optimole