Sebuah toko kartu Pokemon di Jepang menawarkan hadiah fantastis bagi siapa pun yang berhasil membantu menangkap perampok yang membobol tokonya. Namun, ada satu syarat yang langsung menarik perhatian publik: pelaku harus ditangkap dalam keadaan hidup.
Toko bernama Kaitorip, yang berlokasi di Kota Gifu, Jepang, menjadi korban pencurian pada malam 22 Juli. Pelaku menggasak sebagian besar stok kartu Pokemon dan One Piece setelah membobol toko.
Hadiah 1 Juta Yen untuk Penangkap Pelaku
Tak lama setelah kejadian, Kaitorip mengunggah rekaman CCTV pencurian melalui akun X (Twitter) resminya sekaligus mengumumkan hadiah bagi siapa pun yang bisa membantu menangkap pelaku.
Toko tersebut menawarkan hadiah sebesar 1 juta yen (sekitar US$6.100) bagi orang yang berhasil menyerahkan pelaku kepada pihak berwenang dalam keadaan hidup.
Sementara itu, bagi siapa pun yang memberikan informasi penting mengenai keberadaan pelaku, Kaitorip juga menyiapkan hadiah 50.000 yen (sekitar US$305). Toko tersebut juga menjamin identitas pemberi informasi akan dirahasiakan.
Kata “Hidup” Jadi Perbincangan Netizen
Pengumuman tersebut langsung menjadi perbincangan di media sosial Jepang, terutama karena penggunaan kata “hidup” dalam syarat pemberian hadiah.
Banyak pengguna X melontarkan candaan karena Kaitorip juga merupakan toko yang membeli dan menilai kondisi barang bekas. Mereka bergurau bahwa “perampok dengan kondisi mulus” tentu memiliki nilai lebih tinggi dibanding yang sudah babak belur.
Menanggapi candaan tersebut, pihak Kaitorip menegaskan bahwa hadiah tetap dibayarkan penuh selama pelaku masih bernapas, tanpa memandang kondisinya.
Polisi Masih Memburu Pelaku
Kasus ini bahkan mendapat perhatian media nasional Jepang setelah diangkat dalam program Mr. Sunday milik Fuji TV, yang membuat unggahan Kaitorip semakin viral.
Sejak itu, pihak toko terus membagikan perkembangan penyelidikan melalui media sosial dan meminta siapa pun yang memiliki informasi untuk langsung menghubungi Kantor Polisi Seki.
Pencurian Kartu Pokemon Masih Marak
Insiden ini menambah daftar panjang kasus pencurian kartu Pokemon di Jepang.
Beberapa bulan sebelumnya, dua pria di Tokyo juga ditangkap setelah mencuri kartu koleksi senilai sekitar US$213.000 dari sebuah kendaraan pengiriman. Aksi tersebut diduga dilakukan dengan memanfaatkan informasi internal mengenai rute pengiriman barang.
Maraknya nilai kartu koleksi Pokemon yang terus meningkat membuat toko-toko kartu di Jepang semakin sering menjadi sasaran aksi kriminal.

