Hanya beberapa jam setelah resmi dirilis untuk platform Nintendo Switch 2 pada 5 November, versi remake dari game legendaris The Legend of Zelda: Ocarina of Time dilaporkan sudah berhasil dijalankan di PC melalui emulator. Kemajuan pesat yang ditunjukkan oleh komunitas pengembang emulator ini mendadak menjadi sorotan publik.
Perkembangan Pesat Kinerja Emulator dalam 12 Jam
Uji coba performa proyek ini diunggah oleh kanal YouTube Unreal Gaming PC. Dalam unggahan perdananya di hari peluncuran resmi game tersebut, emulator baru mampu melewati layar splash dan menjalankan adegan cutscene dengan cukup baik, meski masih diwarnai masalah flickering, stuttering, serta laju bingkai (frame rate) yang tersendatsendat di kisaran 20 hingga 30 FPS.
Namun, hanya berselang 12 jam kemudian, video pengujian terbaru memperlihatkan peningkatan performa yang signifikan. Game tersebut kini mampu berjalan di kisaran 30 hingga 60 FPS pada saat gameplay, kendati beberapa kendala visual seperti kedipan layar dan lag masih kerap ditemui.
Pengujian tersebut dilakukan pada PC berspesifikasi tinggi yang ditenagai prosesor Ryzen 7 9800X3D, RAM 64 GB, dan kartu grafis RTX 4080. Pencapaian ini terbilang fantastis mengingat game tersebut aslinya dirancang untuk arsitektur chipset ARM pada konsol genggam milik Nintendo.
Emulator “Lichii” dan Bayang-Bayang Tindakan Hukum Nintendo
Proses emulasi game ini dijalankan menggunakan emulator bernama Lichii, sebuah proyek open-source yang mendeskripsikan dirinya sebagai emulator eksperimental untuk Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 di GitHub. Proyek ini memiliki kemiripan struktur dengan emulator Yuzu, yang sebelumnya harus menghentikan operasionalnya pada 2024 setelah menyelesaikan perselisihan hukum dengan Nintendo of America.
Hadirnya emulator Lichii ini kembali memicu perhatian terkait potensi langkah tegas dari pihak Nintendo. Perusahaan raksasa asal Jepang tersebut memiliki rekam jejak yang sangat ketat dalam menindak berbagai proyek independen yang dinilai melanggar hak cipta serta merusak ekosistem konsol resmi mereka.

