Gang of Dragon Terancam Batal, NetEase Hentikan Pendanaan Nagoshi Studio Mulai Mei

Raihan

March 8, 2026

Kabar kurang menyenangkan datang dari industri game Jepang. Perusahaan teknologi asal Tiongkok, NetEase, dikabarkan akan menghentikan pendanaan untuk Nagoshi Studio mulai Mei mendatang. Keputusan ini membuat proyek game pertama studio tersebut, Gang of Dragon, terancam batal dirilis.

Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg yang menyebut bahwa karyawan Nagoshi Studio telah diberitahu mengenai keputusan tersebut pada Jumat lalu. Pihak NetEase sendiri juga telah mengonfirmasi bahwa mereka akan menghentikan pembiayaan terhadap studio tersebut.

Dampak Strategi Baru NetEase

Keputusan ini disebut sebagai bagian dari strategi baru NetEase untuk mengurangi investasi mereka di sektor pengembangan game. Langkah tersebut dilakukan atas inisiatif pendiri sekaligus CEO perusahaan, William Ding, yang beberapa tahun terakhir mulai memangkas berbagai proyek dan studio di berbagai negara.

Langkah penghematan ini bahkan sudah terlihat sebelumnya. Pada akhir 2024, NetEase juga menutup Ouka Studio di Jepang, yang sebelumnya menjadi salah satu tim penting dalam ekspansi global perusahaan.

Masa Depan Game Perdana Nagoshi Studio

Nagoshi Studio sendiri didirikan pada 2021 oleh kreator seri Yakuza, yaitu Toshihiro Nagoshi, setelah ia meninggalkan Sega Sammy Holdings. Saat itu, NetEase dan Tencent disebut bersaing untuk merekrut Nagoshi sebagai bagian dari upaya mereka memperkuat pengembangan game di Jepang.

Studio tersebut sempat memperlihatkan teaser game pertama mereka, Gang of Dragon, pada Desember lalu. Namun menurut laporan yang sama, proyek tersebut membutuhkan tambahan dana setidaknya ¥7 miliar (sekitar $44,4 juta) agar dapat diselesaikan.

Biaya tambahan tersebut menjadi salah satu alasan NetEase akhirnya memutuskan untuk menghentikan pendanaan sebelum game tersebut dirilis.

Nagoshi Mencari Pendanaan Baru

Saat ini, Toshihiro Nagoshi dilaporkan sedang mencoba mencari sponsor atau investor baru untuk melanjutkan pengembangan Gang of Dragon, meskipun hingga kini belum ada kesepakatan yang berhasil dicapai.

Nagoshi Studio juga masih berdiskusi dengan NetEase terkait nasib aset game yang sudah dikembangkan. Menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut, NetEase memperbolehkan studio melanjutkan proyek secara mandiri, tetapi dengan syarat mereka harus menanggung seluruh biaya pengembangan sekaligus membeli hak atas aset dan merek yang sudah dibuat.

Hingga saat ini, pihak NetEase belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai syarat penghentian kerja sama dengan Nagoshi Studio.

Jika tidak ada investor baru yang masuk dalam waktu dekat, masa depan Gang of Dragon sebagai proyek debut Nagoshi Studio pun berada dalam ketidakpastian.

Leave a Comment

Optimized by Optimole