Streamer populer Ludwig Ahgren akhirnya buka suara setelah komentarnya saat tampil di EVO Vegas 2026 memicu perdebatan di media sosial. Ludwig menegaskan bahwa kontroversi tersebut hanyalah “drama buatan Twitter” dan tidak mencerminkan suasana yang sebenarnya di ajang turnamen.
Perdebatan bermula ketika sebuah potongan video dari panggung Friday Night Showdown menjadi viral di platform X.
Komentar Ludwig picu perdebatan
Ludwig tampil dalam pertandingan eksibisi Street Fighter 6 format first-to-10 melawan streamer Tyler1 sebagai penutup hari pertama EVO 2026 yang berlangsung pada 26–28 Juni di Las Vegas Convention Center.
Dalam sesi tersebut, Tyler1 bertanya mengapa Ludwig belakangan jarang melakukan siaran langsung Street Fighter 6 menjelang EVO.
Ludwig kemudian menjawab:
“I like Street Fighter, but I also like viewers.”
Pernyataan tersebut langsung memicu berbagai reaksi di media sosial. Sejumlah pengguna menganggap komentarnya terdengar meremehkan Street Fighter maupun komunitas fighting game (FGC).
Beberapa unggahan bahkan menyebut Ludwig sedang menghadapi gelombang kritik usai pernyataan tersebut.
Ludwig: “Ini cuma drama Twitter”
Tak lama setelah klip itu viral, Ludwig memberikan klarifikasi melalui akun X miliknya.
Ia mengatakan bahwa situasi di lokasi acara sama sekali berbeda dengan narasi yang berkembang di media sosial.
“Saya sedang berada di EVO, bertemu langsung dengan komunitas FGC dan kami semua bersenang-senang. Ini hanyalah drama buatan Twitter dari sloptuber,” tulis Ludwig.
Menurutnya, interaksi langsung dengan komunitas berlangsung sangat positif dan tidak ada ketegangan seperti yang ramai dibicarakan secara online.
Komunitas ikut membela Ludwig
Sejumlah anggota komunitas fighting game juga memberikan dukungan kepada Ludwig.
Banyak yang mengingatkan bahwa Ludwig selama ini dikenal aktif mendukung ekosistem game kompetitif, termasuk menggelar berbagai turnamen Super Smash Bros. Melee menggunakan dana pribadinya meski harus menanggung kerugian besar.
Salah satu pengguna X menuliskan bahwa Ludwig telah menghabiskan ratusan ribu dolar untuk mendukung turnamen komunitas, sehingga sulit menyebut dirinya tidak peduli terhadap dunia fighting game.
Meski potongan video tersebut masih terus beredar di media sosial, Ludwig menegaskan bahwa kontroversi tersebut tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di EVO 2026. Bagi sang streamer, suasana di lokasi tetap berlangsung positif, sementara perdebatan yang ramai di internet hanyalah drama yang dibesar-besarkan.

