Industri memori China kembali menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. RAM DDR5 yang menggunakan chip memori buatan dalam negeri kini berhasil mencapai kecepatan 9000 MT/s, menunjukkan bahwa produsen China semakin mampu mengejar perkembangan teknologi DRAM global.
Pencapaian tersebut diumumkan oleh Colorful, yang berhasil menjalankan RAM DDR5 berkapasitas 48 GB dengan kecepatan 9000 MT/s menggunakan chip memori produksi domestik China.
Menariknya, perkembangan ini terjadi ketika harga RAM global sedang mengalami kenaikan akibat keterbatasan pasokan dan tingginya permintaan dari industri AI.
RAM China Berhasil Tembus 9000 MT/s
Colorful mengungkap bahwa motherboard iGame X870E VULCAN W OC berhasil menjalankan kit iGame Shadow II 24G×2 dengan kecepatan 9000 MT/s.
Kit tersebut menggunakan chip memori yang diproduksi di China dan berjalan pada platform AMD AM5. Sebelumnya, motherboard yang sama juga sudah mencapai 8600 MT/s dan 8800 MT/s dalam pengujian overclocking.
Dengan kapasitas total 48 GB, pencapaian 9000 MT/s ini menjadi salah satu bukti terbaru bahwa kemampuan produksi DRAM China mulai berkembang pesat.
Memang, angka tersebut belum menjadi rekor dunia. Produsen memori Barat sudah mampu menembus 9000 MT/s sejak beberapa tahun lalu, bahkan rekor overclocking DDR5 saat ini sudah melewati 13.000 MT/s.
Namun, pencapaian tersebut tetap penting karena menunjukkan seberapa cepat industri memori China berkembang.
DDR5-6000 CL28 Juga Sudah Bisa Dicapai
Yang lebih menarik bagi pengguna PC gaming justru bukan sekadar angka 9000 MT/s.
Asus ROG sebelumnya juga memperlihatkan bahwa memori China sudah mampu berjalan pada 6000 MT/s dengan timing CL28 dan CL30.
Konfigurasi tersebut sangat familiar bagi gamer PC. DDR5-6000 dengan latency rendah memang menjadi salah satu konfigurasi yang banyak dipilih untuk sistem gaming modern karena menawarkan keseimbangan antara kecepatan, latency, kompatibilitas, dan harga.
Artinya, perkembangan industri DRAM China bukan hanya soal mengejar angka overclocking ekstrem. Mereka juga mulai mampu menghasilkan memori dengan spesifikasi yang benar-benar relevan untuk penggunaan sehari-hari.
CXMT Jadi Pemain Utama di Baliknya
Salah satu perusahaan yang berada di balik perkembangan tersebut adalah CXMT (ChangXin Memory Technologies), produsen DRAM terbesar dari China.
CXMT belakangan ini mengalami pertumbuhan yang cukup pesat dan mulai mengambil sebagian pangsa pasar yang sebelumnya didominasi perusahaan seperti Samsung, SK hynix, dan Micron.
Pertumbuhan tersebut terjadi di tengah kondisi pasar memori global yang sedang mengalami tekanan besar. Permintaan DRAM meningkat drastis akibat perkembangan AI dan pembangunan data center, sementara kapasitas produksi belum mampu mengejar kebutuhan tersebut.
Situasi ini membuat setiap tambahan kapasitas produksi menjadi semakin penting.
RAM China Mulai Masuk ke Laptop
Perkembangan CXMT juga mulai terlihat dalam produk konsumen. RAM buatan China dilaporkan sudah digunakan pada beberapa laptop dari HP, Asus, dan Acer, meskipun untuk saat ini penggunaannya masih terbatas pada pasar China.
Jika produksi terus meningkat, bukan tidak mungkin memori buatan China nantinya mulai digunakan secara lebih luas di berbagai perangkat.
Bahkan jika RAM tersebut hanya beredar di pasar domestik China, peningkatan produksi CXMT tetap berpotensi memberikan dampak terhadap pasar global. Semakin banyak pasokan yang tersedia di satu wilayah, semakin kecil pula tekanan permintaan terhadap produsen memori lainnya.
Apakah Bisa Membantu Menurunkan Harga RAM?
Secara teori, meningkatnya jumlah produsen dan kapasitas produksi seharusnya menjadi kabar baik bagi konsumen.
CXMT yang semakin besar berarti ada tambahan pasokan DRAM di pasar global. Persaingan dengan Samsung, SK hynix, dan Micron juga berpotensi membuat pasar menjadi lebih kompetitif dalam jangka panjang.
Namun, kondisi saat ini masih belum memungkinkan kita berharap harga RAM langsung turun.
Permintaan dari industri AI masih sangat besar dan bahkan diperkirakan akan terus meningkat. Jadi, meskipun CXMT berhasil meningkatkan produksi, tambahan pasokan tersebut masih harus berhadapan dengan kebutuhan pasar yang juga terus membesar.
Dengan kata lain, RAM China yang semakin cepat memang kabar bagus untuk industri, tetapi belum tentu langsung menjadi kabar bagus untuk dompet gamer.
Setidaknya, perkembangan CXMT menunjukkan bahwa alternatif baru mulai muncul di industri DRAM. Jika ekspansi produksi China terus berjalan, persaingan yang lebih ketat mungkin bisa menjadi salah satu jalan keluar dari krisis harga RAM yang sedang berlangsung.

