Wallpaper Engine mengambil langkah tegas setelah muncul kasus malware yang disebarkan melalui Steam Workshop. Pengembang aplikasi tersebut mengumumkan akan menghapus dukungan untuk ribuan wallpaper bertipe Application yang dinilai berisiko terhadap keamanan pengguna.
Keputusan ini hadir hanya beberapa hari setelah perusahaan keamanan siber Kaspersky mengungkap adanya kampanye malware yang menyamar sebagai wallpaper di Steam Workshop.
Wallpaper Application resmi dihapus
Melalui postingan di blog resminya, tim Wallpaper Engine menjelaskan bahwa seluruh wallpaper bertipe Application akan dihapus dari Steam Workshop.
Berbeda dengan wallpaper biasa, tipe ini dapat menjalankan file executable (.exe) Windows secara langsung, sehingga membuka celah bagi pelaku untuk menyisipkan malware ke dalam wallpaper yang tampak normal.
Menurut pengembang, fitur tersebut awalnya dibuat untuk pengguna tingkat lanjut pada masa-masa awal Wallpaper Engine, ketika kemampuan aplikasi masih jauh lebih terbatas.
Namun kini mereka mengakui keputusan tersebut sudah tidak lagi relevan.
“Pada akhirnya, mempertahankan fitur yang memungkinkan siapa saja membagikan file .exe secara mudah melalui Workshop adalah risiko yang tidak lagi ingin kami ambil,” tulis tim Wallpaper Engine.
Hanya digunakan segelintir pengguna
Wallpaper Engine mengungkapkan bahwa wallpaper bertipe Application sebenarnya hanya mencakup sekitar 0,5% dari seluruh wallpaper yang tersedia.
Mayoritas pengguna bahkan tidak pernah menggunakannya karena jenis wallpaper tersebut memang disembunyikan secara default di dalam aplikasi.
Karena tingkat penggunaannya sangat kecil dibanding potensi ancaman keamanan yang ditimbulkan, pengembang memutuskan untuk menghentikan dukungan sepenuhnya.
Pengguna diberi waktu satu minggu
Mulai sekarang, wallpaper Application tidak lagi bisa diunggah maupun diunduh melalui Steam Workshop.
Bagi pengguna yang masih menggunakan wallpaper jenis tersebut, Wallpaper Engine memberikan masa tenggang sekitar satu minggu untuk melakukan backup ke komputer masing-masing sebelum wallpaper dihapus dari distribusi publik.
Meski demikian, wallpaper yang sudah tersimpan secara lokal tetap bisa dijalankan di PC pengguna. Perubahan ini hanya menghentikan proses distribusi melalui Steam Workshop.
Prioritaskan keamanan pengguna
Tim Wallpaper Engine juga meminta maaf kepada komunitas atas perubahan tersebut.
Mereka menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh pengguna dapat menggunakan Wallpaper Engine dengan aman, meski harus mengorbankan salah satu fitur tertua yang pernah dimiliki aplikasi tersebut.
Langkah ini menjadi tindak lanjut langsung setelah terungkapnya kasus malware yang memanfaatkan wallpaper bertipe Application untuk mencuri akun Steam dan berbagai data sensitif dari komputer korban.

