Kasus pencurian kartu Pokémon kembali terjadi di Amerika Serikat, namun kali ini dilakukan dengan cara yang tak biasa.
Seorang pria asal Florida dilaporkan ditangkap setelah diduga membobol sebuah toko koleksi menggunakan gergaji mesin demi mencuri ribuan kartu Pokémon bernilai sekitar 12 ribu dolar AS atau setara Rp190 jutaan.
Insiden tersebut terjadi di toko koleksi bernama Collection Realm yang berada di Lake Park, Florida.
Bobol Kaca Toko Pakai Chainsaw
Berdasarkan laporan dari Palm Beach County Sheriff’s Office, pelaku bernama Clayton Warren (33 tahun) melakukan aksi pencurian pada malam hari tanggal 21 Mei 2026.
Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku awalnya mencoba menghancurkan kaca depan toko menggunakan batu. Namun karena kaca anti badai (hurricane-proof window) tersebut terlalu kuat, ia kemudian menggunakan chainsaw bertenaga baterai untuk memotong kaca berbentuk segitiga agar bisa masuk ke dalam toko.
Polisi juga menemukan jejak darah yang tertinggal di lokasi kejadian selama proses pembobolan berlangsung.
Ribuan Kartu Pokémon Raib
Pemilik toko memperkirakan total barang yang dicuri mencapai sekitar 12 ribu dolar AS. Barang yang hilang mencakup kartu Pokémon sleeved card hingga berbagai kartu bonus dalam jumlah besar.
Menariknya, rekaman CCTV juga menunjukkan bahwa sosok yang diduga pelaku ternyata sempat datang ke toko dua hari sebelumnya dan berkeliling selama beberapa jam.
Pihak kepolisian kemudian melacak kendaraan yang terekam kamera pengawas menggunakan sistem pembaca plat nomor otomatis. Kendaraan tersebut diketahui terdaftar atas nama ibu pelaku di wilayah West Palm Beach.
Setelah mendapatkan surat izin penggeledahan, polisi berhasil menangkap Warren di kediamannya.
Terancam Dakwaan Pencurian Besar
Saat ini Clayton Warren telah didakwa atas kasus pembobolan bangunan kosong dan grand theft dengan nilai kerugian antara 10 ribu hingga 20 ribu dolar AS.
Pihak Collection Realm juga memberikan pernyataan melalui Instagram dan mengaku bersyukur tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut.
“Beruntung tidak ada siapa pun di lokasi dan semua orang aman. Dukungan komunitas serta keamanan toko menjadi semakin penting sekarang,” tulis pihak toko.
Demam Pokémon TCG Masih Memanas
Kasus ini menjadi salah satu dari banyak insiden kriminal yang dipicu tingginya permintaan kartu Pokémon dalam beberapa tahun terakhir. Popularitas Pokémon Trading Card Game (TCG) terus melonjak, membuat harga kartu langka maupun produk sealed melambung tinggi di pasar kolektor.
Belum lama ini, beberapa kasus lain juga sempat viral, mulai dari perkelahian antrean kartu Pokémon hingga aksi penipuan menggunakan tas berisi kertas untuk membeli kartu senilai ratusan ribu dolar.
Fenomena scalper dan pencurian kartu Pokémon sendiri kini menjadi masalah serius di berbagai retailer dan toko koleksi internasional.

