Dunia esports kembali diselimuti kabar duka. Pro player VALORANT, Tyler “sym” Porter, dilaporkan meninggal dunia pada usia 21 tahun akibat kecelakaan mobil.
Kabar tersebut pertama kali dibagikan oleh salah satu rekannya melalui platform X pada 5 Mei. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa Porter tengah merayakan ulang tahunnya yang ke-21 saat insiden tragis itu terjadi. Selain dirinya, seorang teman dekat bernama Austen juga turut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Karier Singkat yang Berkesan di Skena VALORANT
Nama sym dikenal luas dalam skena kompetitif VALORANT, khususnya di wilayah Amerika Utara. Ia sempat membela TSM, baik di tim akademi maupun roster utama pada tahun 2024.
Bersama TSM, sym menjadi bagian penting dalam perjalanan tim, termasuk saat mereka bersaing menuju Ascension. Meski karier profesionalnya terbilang singkat, ia dikenal sebagai salah satu talenta muda yang menjanjikan di tier dua.
Pada awal 2026, Porter sempat kembali ke kompetisi sebagai stand-in, memperkuat tim dari Winthrop University dan menunjukkan bahwa kemampuannya masih sangat relevan di level kompetitif.
Ucapan Duka Mengalir dari Komunitas
Organisasi TSM turut menyampaikan belasungkawa melalui pernyataan resmi di media sosial. Mereka mengenang kontribusi sym dalam membangun tim, baik di level akademi maupun saat naik ke roster utama.
Sementara itu, sejumlah figur di skena VALORANT juga menyampaikan duka cita, termasuk Sean “bang” Bezerra dari 100 Thieves yang mengenang momen kebersamaannya dengan Porter di awal karier.
Tak ketinggalan, Leo Faria selaku Global Head of VALORANT Esports juga memberikan pesan belasungkawa, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga orang-orang terdekat di tengah rapuhnya kehidupan.
Kepergian yang Meninggalkan Luka
Kepergian Tyler “sym” Porter menjadi kehilangan besar bagi komunitas VALORANT, terutama bagi mereka yang mengikuti perkembangan talenta muda di kancah kompetitif.
Di usia yang masih sangat muda, ia telah menunjukkan potensi besar dan meninggalkan jejak yang berarti di dunia esports. Kini, komunitas hanya bisa mengenang kontribusi serta semangatnya dalam permainan yang ia cintai.
Selamat jalan, sym.

