Kebocoran informasi Grand Theft Auto VI (GTA 6) kembali memanas. Leaker yang dikenal dengan nama Cyberleek dikabarkan mengancam akan merilis versi game yang bisa dimainkan dan ditamatkan dari awal hingga akhir. Klaim tersebut disampaikan oleh kreator gaming LegacyKillaHD melalui unggahan di X pada 10 Oktober 2026.
Menurut LegacyKillaHD, ancaman itu berkaitan dengan dua tuntutan: menghidupkan kembali memecoin milik Cyberleek atau meminta Take-Two Interactive merilis versi fisik GTA 6 sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Cyberleek juga disebut mengancam akan membocorkan spoiler cerita besar sebagai bukti bahwa mereka memiliki akses ke build game yang lengkap. Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi independen bahwa versi penuh GTA 6 benar-benar berada di tangan pihak tersebut.
Kebocoran GTA 6 Terus Berlanjut
Ancaman terbaru ini muncul beberapa hari setelah Cyberleek diduga kembali dengan membocorkan sekitar 25 menit rekaman gameplay GTA 6.
Video tersebut dilaporkan menampilkan sejumlah adegan cutscene misi, balapan, gameplay sudut pandang orang pertama, hingga karakter Jason dan Lucia dalam kondisi tanpa busana.
Sebelumnya, Cyberleek mulai membagikan klip yang diklaim sebagai gameplay GTA 6 pada Agustus 2026. Rekaman yang beredar memperlihatkan berbagai aktivitas, mulai dari pertarungan, mengemudi, bermain basket, kejar-kejaran dengan polisi, stasiun radio, hingga sebagian area peta permainan.
Salah satu klip bahkan memperlihatkan pemain menembakkan kata “LEEK” ke dinding. Hal ini memunculkan dugaan bahwa pihak di balik kebocoran tersebut memiliki akses ke setidaknya sebagian build pengembangan GTA 6 yang dapat dimainkan.
Namun, keaslian rekaman terbaru maupun hubungannya dengan Cyberleek belum diverifikasi secara independen. Rockstar Games juga belum mengonfirmasi sumber rekaman tersebut.
Motif Cyberleek Dipertanyakan
Cyberleek selama ini membingkai aksinya sebagai bentuk protes terhadap sejumlah praktik industri game, termasuk preorder digital, konten berbayar, serta risiko game tidak lagi dapat diakses ketika server dimatikan.
Akan tetapi, pihak yang berada di balik akun tersebut juga diketahui mempromosikan mata uang kripto berbentuk memecoin. Hal ini memunculkan pertanyaan mengenai apakah aksi kebocoran tersebut benar-benar didorong oleh kepentingan konsumen atau turut berkaitan dengan keuntungan finansial.
Laporan sebelumnya juga menyebut Cyberleek diduga mencairkan lebih dari US$250.000 dari memecoin yang dipromosikannya. Informasi tersebut semakin menambah keraguan mengenai motif di balik kampanye kebocoran GTA 6.
Rockstar Pernah Mengecam Kebocoran GTA 6
Rockstar Games sebelumnya menyebut kebocoran GTA 6 sebagai sesuatu yang menyakitkan bagi tim pengembang. Perusahaan tersebut juga meminta penggemar menunggu perilisan resmi daripada mengandalkan rekaman yang diperoleh tanpa izin.
Sementara itu, Take-Two Interactive telah mengambil langkah hukum dan mengajukan sejumlah subpoena untuk membantu mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab atas kebocoran tersebut.
GTA 6 sendiri saat ini dijadwalkan meluncur pada 19 November 2026. Game tersebut akan dirilis untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.
Sampai ada bukti yang dapat diverifikasi, ancaman Cyberleek untuk merilis build lengkap GTA 6 masih sebatas klaim. Belum ada kepastian apakah versi tersebut benar-benar tersedia, apalagi apakah rekamannya akan dirilis ke publik sebelum peluncuran resmi.

