Meccha Chameleon Tutup Celah Malware dari Steam Workshop, Server Discord Resmi Ikut Diretas

Raihan

July 27, 2026

Developer Meccha Chameleon meminta seluruh pemain segera memperbarui game ke versi terbaru setelah ditemukan peta buatan komunitas di Steam Workshop yang menyisipkan malware. Insiden tersebut bahkan berujung pada pembajakan server Discord resmi game.

Kasus ini pertama kali diungkap oleh peneliti keamanan independen Feint, yang menyelidiki laporan pemain mengenai munculnya jendela Command Prompt setiap kali mereka menjalankan custom map tertentu.

Custom Map Steam Workshop Sisipkan Malware

Dalam penyelidikannya, Feint menemukan bahwa sebuah Workshop map bernama Laser Tag Neon berisi kode berbahaya yang dapat membuat file batch (.bat) di folder Documents milik pengguna.

File tersebut kemudian menjalankan PowerShell untuk mengunduh dan mengeksekusi payload malware kedua dari server eksternal.

Setelah temuannya dipublikasikan, map tersebut dihapus dari Steam Workshop. Namun, Feint mengungkapkan bahwa tak lama kemudian muncul map lain bernama Chroma Grid Arena yang membawa malware serupa.

Update 3.1.0 Perbaiki Celah Keamanan

Developer Haganeiro memastikan bahwa kerentanan tersebut telah ditutup melalui update Meccha Chameleon versi 3.1.0.

Menurut pengembang, pemain yang telah memasang pembaruan tidak lagi berisiko terkena eksploitasi dari custom map tersebut. Mereka juga mengklaim malware pada map yang telah teridentifikasi kini sudah dinonaktifkan, termasuk bagi pemain yang belum sempat memperbarui game.

Meski demikian, Feint kemudian berhasil menganalisis payload tahap kedua dan menemukan bahwa malware tersebut memasang Remote Access Trojan (RAT) yang memungkinkan penyerang memperoleh akses jarak jauh secara permanen ke komputer korban.

Karena itu, pemain yang pernah menjalankan custom map mencurigakan sebelum update disarankan segera melakukan pemindaian antivirus secara menyeluruh. Feint juga menyarankan pengguna memeriksa folder Documents maupun folder sementara (Temp) untuk mencari file .bat yang baru dibuat.

Peneliti tersebut menegaskan bahwa hanya berlangganan (subscribe) map berbahaya tidak akan mengaktifkan malware. Ancaman baru berjalan ketika map benar-benar dimainkan.

Discord Resmi Ikut Dibajak

Masalah kemudian meluas ke server Discord resmi Meccha Chameleon yang memiliki hampir 100.000 anggota.

Developer LEMORION menjelaskan bahwa salah satu system engineer menggunakan komputer cadangan saat menyelidiki custom map berbahaya tersebut. Perangkat itu kemudian ikut terinfeksi malware.

Menurut pengembang, penyerang memanfaatkan komputer yang telah terinfeksi untuk mengambil alih akun Discord milik engineer, melewati sistem autentikasi dua faktor (2FA), mengubah izin server, hingga mengeluarkan seluruh staf dari server resmi.

Meski begitu, developer menegaskan bahwa komputer yang terinfeksi tidak memiliki akses ke source code game, file pengembangan, maupun akun Steam developer.

Mereka juga membantah klaim yang sempat muncul di Discord hasil pembajakan yang menyebut build resmi Meccha Chameleon mengandung malware.

Pemain Diminta Hindari Server Lama

Sementara menunggu respons dari Discord Support, developer meminta pemain untuk tidak mempercayai pengumuman maupun tautan apa pun yang dibagikan melalui server Discord resmi yang telah diretas.

Sebagai gantinya, tim pengembang telah membuka server komunitas baru sebagai tempat komunikasi sementara.

Untuk saat ini, versi resmi Meccha Chameleon di Steam dinyatakan aman setelah diperbarui ke versi 3.1.0. Namun, pemain yang sempat memainkan custom map sebelum patch dirilis tetap disarankan melakukan pemeriksaan keamanan pada PC mereka sebagai langkah pencegahan.

Leave a Comment

Optimized by Optimole