PB ESI (Pengurus Besar Esports Indonesia) kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun esports tanah air lewat langkah yang cukup jelas: memperkuat ekosistem sekaligus memberikan apresiasi kepada para atlet dan pelaku industri.
Lewat seremoni penghargaan yang digelar baru-baru ini, PB ESI ingin menegaskan bahwa perjalanan esports Indonesia ke level global bukan hasil kerja satu pihak saja, melainkan kolaborasi dari banyak elemen.
Ekosistem Jadi Kunci Perkembangan
Ketua Harian PB ESI, Bambang Sunarwibowo, menekankan bahwa pencapaian Indonesia di kancah internasional tidak lepas dari sistem yang mulai terbentuk dengan baik.
Mulai dari:
- Pembinaan atlet
- Struktur kompetisi
- Dukungan industri
semuanya berperan dalam menjaga performa Indonesia tetap kompetitif.
Menurutnya, pendekatan yang terarah ini juga membuka peluang besar bagi esports untuk berkontribusi ke sektor lain seperti ekonomi kreatif dan sport tourism.
Timnas MLBB Women’s Jadi Sorotan

Salah satu yang mendapat apresiasi khusus adalah Timnas Mobile Legends: Bang Bang Women’s Indonesia.
Mereka berhasil menjuarai IESF World Esports Championship 2025, sebuah pencapaian yang semakin mengukuhkan dominasi Indonesia di scene MLBB global.
Prestasi ini juga jadi bukti bahwa sektor esports wanita di Indonesia berkembang dengan sangat kuat.
Talenta Muda Mulai Unjuk Gigi
Selain tim utama, PB ESI juga memberikan penghargaan kepada atlet muda Michael Julius Cezar.
Ia sukses meraih medali perak di cabang eFootball console dalam ajang Asian Youth Games 2025 di Bahrain.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa regenerasi atlet esports Indonesia berjalan dengan baik dan mulai menunjukkan hasil di level internasional.
Indonesia Makin Dipercaya Jadi Tuan Rumah
Selain prestasi atlet, Indonesia juga semakin sering dipercaya sebagai tuan rumah event besar.
Beberapa di antaranya:
- Free Fire World Series 2025 oleh Garena
- M7 World Championship oleh MOONTON Games
Event-event ini tidak hanya soal kompetisi, tapi juga berdampak langsung ke:
- Pariwisata
- Eksposur global
- Pertumbuhan industri lokal
Cetak Rekor Dunia

Salah satu pencapaian paling menonjol datang dari penyelenggaraan Free Fire World Series 2025.
Turnamen ini bahkan diakui oleh Guinness World Records sebagai:
“Largest Mobile Team-Based Esports Tournament”
dengan total partisipasi lebih dari 618.000 pemain dari seluruh dunia.
Langkah Menuju Level Global
Dengan berbagai pencapaian ini, PB ESI ingin memastikan bahwa perkembangan esports Indonesia tidak berhenti di satu titik saja.
Fokus ke depan tetap sama:
- Ekosistem yang lebih kuat
- Pembinaan berkelanjutan
- Konsistensi di level internasional
Esports Indonesia sekarang bukan lagi sekadar “ikut meramaikan”, tapi sudah mulai jadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan. Tinggal bagaimana konsistensi ini bisa terus dijaga, dan bahkan ditingkatkan ke level berikutnya.

