Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang dilakukan Microsoft kembali memukul divisi gaming. Kali ini, Bethesda Game Studios dan ZeniMax Media disebut menjadi salah satu pihak yang terdampak paling besar dalam restrukturisasi terbaru Xbox.
Meski Microsoft belum mengungkap jumlah pasti karyawan yang terkena PHK di masing-masing studio, laporan dari sejumlah sumber menyebut pengurangan tenaga kerja terjadi di berbagai tim pengembang di bawah naungan Bethesda.
Bethesda dan ZeniMax Disebut Terdampak Signifikan
Dalam pengumuman resminya, CEO Xbox Asha Sharma mengatakan bahwa Microsoft melakukan pengurangan karyawan di sejumlah divisi sebagai bagian dari upaya memfokuskan investasi pada proyek-proyek yang dianggap lebih prioritas.
Selain empat studio yang mengalami perubahan struktur organisasi, Microsoft juga mengonfirmasi adanya penyesuaian di berbagai unit lain, termasuk:
- Activision
- Bethesda/ZeniMax
- Blizzard
- King
- Mojang
- Xbox Game Studios
Meski demikian, perusahaan belum merinci jumlah karyawan yang terdampak di masing-masing studio.
Laporan Sebut id Software dan ZeniMax Online Studios Ikut Terdampak
Jurnalis Bloomberg, Jason Schreier, melaporkan bahwa restrukturisasi tersebut memberikan dampak yang cukup besar terhadap organisasi ZeniMax Media.
Namun, ia membantah rumor yang menyebut Bethesda hanya akan fokus mengembangkan seri Fallout dan The Elder Scrolls.
Menurut Schreier, Bethesda masih akan melanjutkan pengembangan sejumlah franchise lain seperti DOOM, Wolfenstein, dan Quake.
Meski begitu, beberapa studio pengembang di bawah Bethesda tetap dilaporkan mengalami pengurangan jumlah karyawan, termasuk:
- id Software (DOOM)
- ZeniMax Online Studios (The Elder Scrolls Online)
Keduanya disebut tetap beroperasi, tetapi dengan jumlah staf yang lebih sedikit dibanding sebelumnya.
Serikat Pekerja: “Banyak Rekan Kami Kehilangan Pekerjaan”
Kabar tersebut juga diperkuat oleh pernyataan dari Bethesda Game Workers Union, serikat pekerja yang dibentuk pada 2024.
Melalui unggahan di media sosial, mereka mengungkapkan bahwa banyak anggota Bethesda Game Studios ikut terdampak dalam gelombang PHK terbaru.
“Microsoft kembali melakukan PHK terhadap ribuan karyawan, termasuk banyak dari kami di Bethesda Game Studios.”
Serikat pekerja itu juga menyoroti bahwa dalam beberapa tahun terakhir lebih dari 10.000 developer telah kehilangan pekerjaan akibat berbagai gelombang PHK di industri game.
Mereka mempertanyakan sampai kapan siklus pemangkasan karyawan demi mengejar keuntungan perusahaan akan terus berlanjut.
“Hari ini kami harus mengucapkan selamat tinggal kepada banyak teman dan kolega kami, termasuk mereka yang telah bekerja di Bethesda Game Studios selama puluhan tahun.”
Gelombang PHK terbaru ini kembali menjadi sorotan di industri game, mengingat Microsoft dalam beberapa tahun terakhir telah melakukan sejumlah restrukturisasi besar meski terus mencatatkan pertumbuhan bisnis di sektor gaming.

