Intel Dikabarkan Siapkan Chip Panther Lake Murah untuk Handheld Gaming

Raihan

August 18, 2026

Pasar handheld gaming PC mungkin bakal kedatangan pilihan baru dari Intel. Perusahaan tersebut dikabarkan sedang menyiapkan chip Panther Lake dengan konfigurasi yang lebih sederhana, yang berpotensi digunakan untuk perangkat handheld dengan harga lebih terjangkau.

Informasi ini datang dari leaker hardware Jaykihn melalui unggahan di X. Berdasarkan konfigurasi yang berhasil ia decode, chip tersebut akan membawa empat Performance-core (P-core), empat low-power Efficient-core (LPE-core), tanpa E-core standar, serta empat Xe-core untuk GPU.

Kalau benar, chip ini bakal menjadi salah satu prosesor Intel dengan konfigurasi GPU paling sederhana yang secara khusus berpotensi digunakan pada perangkat gaming portable.

Intel Sebelumnya Sudah Punya Chip Khusus Handheld

Intel sendiri sebenarnya sudah mulai serius masuk ke pasar handheld gaming PC. Awal tahun ini, perusahaan memperkenalkan Arc G3 dan G3 Extreme, dua prosesor yang memang dirancang untuk perangkat gaming portable.

Keduanya menawarkan jumlah CPU core yang lebih sedikit dibandingkan prosesor Intel kelas atas, tetapi tetap mempertahankan jumlah Xe-core yang cukup besar untuk menangani grafis.

Arc G3 memiliki 10 Xe-core, sedangkan G3 Extreme membawa 12 Xe-core. Sebagai perbandingan, Core Ultra X7 358H sebelumnya membutuhkan empat P-core, delapan E-core, empat LPE-core, serta empat Xe-core untuk mencapai konfigurasi tersebut.

Intel kemudian memangkas jumlah CPU core pada G3 Extreme menjadi dua P-core, dua E-core, dan dua LPE-core, tetapi tetap mempertahankan 12 Xe-core. Hasilnya, performa CPU memang lebih rendah, tetapi kemampuan grafisnya tetap menjadi daya tarik utama.

Empat Xe-Core Bisa Jadi Pilihan untuk Handheld Murah

Chip Panther Lake yang dikabarkan ini bakal mengambil pendekatan berbeda. Dengan hanya empat Xe-core, performa grafisnya tentu tidak akan bisa menandingi chip Intel yang membawa 10 atau 12 Xe-core.

Namun, justru di situlah potensinya.

Jika Intel benar-benar menargetkan chip ini untuk perangkat handheld yang lebih murah, pengurangan jumlah GPU core dapat membantu menekan biaya produksi. Performa yang lebih rendah juga mungkin tidak menjadi masalah selama perangkat tersebut memang ditujukan untuk memainkan game ringan atau game kompetitif dengan resolusi rendah.

Terlebih lagi, generasi baru Panther Lake disebut bakal menggunakan arsitektur Xe3, sehingga perbandingan jumlah core dengan chip generasi sebelumnya tidak sepenuhnya bisa dilakukan secara langsung.

Masalah Terbesarnya Bukan Cuma Harga Prosesor

Sayangnya, ada satu masalah besar yang membuat handheld murah terasa semakin sulit diwujudkan saat ini: harga RAM dan storage sedang tinggi.

Jadi meskipun Intel berhasil membuat chip dengan biaya lebih rendah, produsen handheld masih harus mengeluarkan banyak biaya untuk komponen lainnya. RAM dan SSD sendiri saat ini sedang mengalami tekanan harga akibat tingginya permintaan dari industri AI.

Hal tersebut membuat penurunan harga prosesor belum tentu langsung menghasilkan handheld yang jauh lebih murah.

Intel juga mungkin memiliki opsi untuk tidak memaksakan penggunaan memory berkecepatan tinggi seperti yang dibutuhkan chip gaming kelas atas. Jika kebutuhan bandwidth-nya lebih rendah karena hanya memiliki empat Xe-core, produsen berpotensi menggunakan konfigurasi memori yang lebih murah.

Tetapi lagi-lagi, semuanya akan bergantung pada harga komponen ketika perangkat tersebut benar-benar diproduksi.

Empat Xe-Core Masih Cukup Menarik?

Di atas kertas, empat Xe-core memang terdengar cukup kecil. Bahkan chip generasi sebelumnya seperti Core Ultra 7 258V memiliki delapan Xe-core melalui GPU Arc 140V.

Artinya, jika chip Panther Lake ini benar-benar hanya membawa empat Xe-core, performa grafis mentahnya kemungkinan berada di bawah perangkat handheld berbasis chip tersebut.

Namun, arsitektur Xe3 yang lebih baru berpotensi memberikan peningkatan efisiensi dan performa per core. Jadi, jumlah core yang lebih sedikit tidak otomatis berarti performanya hanya setengah dari GPU dengan delapan Xe-core.

Tetap saja, target utamanya kemungkinan bukan untuk menyaingi handheld premium. Intel akan lebih menarik perhatian jika chip tersebut mampu memberikan pengalaman gaming yang layak dengan harga perangkat yang jauh lebih masuk akal.

Harga Tetap Jadi Penentu Utama

Untuk saat ini, keberadaan chip Panther Lake dengan konfigurasi empat Xe-core tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh Intel. Informasinya masih berasal dari bocoran dan interpretasi konfigurasi hardware.

Kalaupun benar-benar dirilis, pertanyaan terbesarnya bukan sekadar seberapa kencang chip tersebut, melainkan seberapa murah handheld yang menggunakannya nanti.

Pasar handheld gaming PC saat ini memang sedang menghadapi masalah harga yang semakin tinggi. Jadi, chip yang lebih sederhana bisa menjadi langkah menarik bagi Intel untuk membuka segmen baru.

Namun selama harga RAM, storage, layar, baterai, dan komponen lainnya masih mahal, membuat handheld gaming PC yang benar-benar murah tetap bukan pekerjaan mudah. Untuk saat ini, kita masih harus menunggu apakah Panther Lake versi hemat ini benar-benar akan muncul di pasaran.

Leave a Comment

Optimized by Optimole