Kemkomdigi Tunda Penerapan IGRS, Tak Ada Blokir Game Sampai Evaluasi Selesai

Raihan

April 16, 2026

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi menunda sementara penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS). Keputusan ini diambil setelah muncul berbagai sorotan publik, termasuk kasus rating game yang tidak sesuai di Steam dan isu kebocoran data yang sempat ramai dibahas komunitas.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa penundaan ini bersifat sementara dan tidak akan berdampak pada akses pemain terhadap game.

Fokus ke Evaluasi dan Investigasi Sistem

Sumber – Antara

Dari Antara, menurut Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana, langkah ini diambil untuk memastikan sistem IGRS benar-benar siap sebelum diterapkan secara luas.

Saat ini, pemerintah tengah melakukan evaluasi menyeluruh, mencakup:

  • Sistem teknis platform
  • Proses klasifikasi rating
  • Tata kelola dan kebijakan

Tim khusus juga telah dibentuk untuk menelusuri berbagai potensi masalah, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Libatkan Industri dan Berbagai Pihak

Dalam proses evaluasi ini, Kemkomdigi tidak berjalan sendiri.

Sejumlah pihak turut dilibatkan, mulai dari:

  • Asosiasi industri game
  • Developer dan publisher
  • Kementerian Ekonomi Kreatif
  • Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

Selain itu, pemerintah juga активно menyerap masukan dari masyarakat. Diskusi bahkan dilakukan secara intensif sejak awal April untuk mencari solusi terbaik.

Tidak Ada Pemblokiran Game

Salah satu hal yang paling ditekankan adalah: tidak ada pemblokiran game selama masa penundaan ini.

Pengguna tetap bisa mengakses dan memainkan game seperti biasa, termasuk game yang belum memiliki rating IGRS.

Pemerintah juga menegaskan bahwa mekanisme pemblokiran memiliki prosedur khusus dan tidak dilakukan secara sembarangan. Jadi, kekhawatiran soal game tiba-tiba tidak bisa diakses bisa dibilang tidak perlu terjadi.

Komitmen Transparansi ke Depan

Hingga saat ini, belum ada jadwal pasti kapan hasil evaluasi akan diumumkan. Namun, Kemkomdigi menyatakan akan memberikan update secara berkala kepada publik.

Terdapat setidaknya tiga tim yang bekerja secara paralel untuk mempercepat proses investigasi dan perbaikan sistem.

Menuju Sistem Rating yang Lebih Kredibel

Penundaan ini bisa dilihat sebagai langkah korektif, bukan kemunduran.

Pemerintah ingin memastikan bahwa IGRS nantinya benar-benar:

  • Akurat
  • Transparan
  • Bisa dipercaya oleh industri dan pemain

Dengan pendekatan yang lebih terbuka dan kolaboratif, diharapkan IGRS bisa jadi fondasi yang kuat untuk mendukung pertumbuhan industri game di Indonesia ke depannya.

Leave a Comment

Optimized by Optimole