Modder Sulap Steam Deck Jadi Handheld Mungil ala Game Boy

Raihan

August 12, 2026

Seorang modder berhasil melakukan modifikasi ekstrem terhadap Steam Deck dengan memasukkan perangkat keras konsol handheld milik Valve tersebut ke dalam bodi custom yang ukurannya dibuat menyerupai Nintendo Game Boy.

Proyek yang diberi nama “SteamBoy” ini masih dalam tahap pengembangan. Meski begitu, sebagian besar komponen utama Steam Deck sudah berhasil dipindahkan ke dalam bodi berukuran jauh lebih kecil, mulai dari motherboard, baterai, speaker, hingga tombol-tombolnya.

Proyek tersebut dikerjakan oleh pengguna Reddit Good-District1252, yang membagikan proses pengerjaannya kepada komunitas. Ide awalnya muncul dari pertanyaan sederhana: apakah motherboard Steam Deck bisa dipadatkan ke dalam perangkat dengan ukuran yang jauh lebih kecil?

Jawabannya ternyata bisa.

Motherboard Steam Deck Dipaksa Masuk ke Bodi ala Game Boy

Untuk membuat SteamBoy, sang modder harus membongkar Steam Deck dan memindahkan komponen internalnya ke dalam casing custom 3D-printed yang dirancang mengikuti dimensi handheld klasik Nintendo.

Saat ini, SteamBoy sudah mampu menjalankan game menggunakan motherboard Steam Deck yang masih berfungsi. Baterai, speaker, tombol, serta berbagai komponen internal lainnya juga telah berhasil ditempatkan di dalam casing tersebut.

Namun, proyek ini belum sepenuhnya selesai. Bagian layar internal masih belum terhubung langsung ke motherboard Steam Deck.

Video yang memperlihatkan SteamBoy menjalankan game sejauh ini masih menggunakan sumber eksternal untuk mengoperasikan layar, sehingga perangkat tersebut belum bisa disebut sebagai handheld mandiri sepenuhnya.

Sistem Pendingin Jadi Tantangan Besar

Mengecilkan ukuran Steam Deck tentu membawa masalah baru, terutama pada sektor pendinginan.

Sistem pendingin bawaan Steam Deck tidak mungkin begitu saja dipindahkan ke bodi sekecil Game Boy. Karena itu, modder harus membuat sistem pendingin custom menggunakan kipas berukuran 30 x 7 mm dan heatsink yang dipasang pada dudukan hasil cetak 3D.

CPU dan GPU Steam Deck juga dibuat berjalan dengan undervolting untuk mengurangi panas yang dihasilkan.

Hasil pengujian sementara menunjukkan sistem tersebut masih mampu menjaga temperatur dalam kondisi yang relatif terkendali. Saat menjalankan Tunic, suhu berada di kisaran 70 derajat Celsius, sedangkan ketika memainkan Clair Obscur: Expedition 33, temperatur meningkat hingga kisaran 80 derajat Celsius.

Artinya, meski ukurannya jauh lebih kecil, SteamBoy masih mampu menjalankan game PC modern.

Layar Masih Menjadi Pekerjaan Rumah

Bagian paling sulit dari proyek ini saat ini justru berada pada layar.

Modder perlu membuat adapter khusus agar layar dapat terhubung dengan motherboard Steam Deck. Selain itu, modifikasi pada BIOS juga kemungkinan diperlukan agar seluruh sistem dapat bekerja sebagaimana mestinya.

Sang kreator sendiri mengakui bahwa menghubungkan layar merupakan salah satu pekerjaan terbesar yang masih harus diselesaikan.

Jika bagian tersebut berhasil, SteamBoy nantinya benar-benar dapat menjadi Steam Deck berukuran Game Boy yang bisa digunakan secara mandiri.

Steam Deck Mini dengan Performa PC

Proyek SteamBoy menunjukkan seberapa jauh perangkat keras Steam Deck dapat dimodifikasi ketika ukuran bawaan perangkat tidak lagi menjadi batasan.

Walaupun masih jauh dari produk komersial dan belum sepenuhnya selesai, konsep ini cukup menarik karena mempertahankan kemampuan hardware Steam Deck dalam perangkat yang secara fisik jauh lebih kecil.

Jika modifikasi layar berhasil diselesaikan, SteamBoy berpotensi menjadi salah satu bentuk Steam Deck custom paling ekstrem yang pernah dibuat komunitas modding.

Leave a Comment

Optimized by Optimole